Polisi Pastikan Es Gabus Berbahan Spon di Kemayoran Hoaks

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Es kue atau es gabus dikabarkan berbahan spon di Kemayoran, Jakarta Pusat dipastikan tidak benar atau hoaks.

Kepolisian menyatakan hasil pemeriksaan menunjukkan makanan yang sempat dipermasalahkan tersebut aman dan layak dikonsumsi.

Kepastian itu disampaikan Polres Metro Jakarta Pusat setelah menindaklanjuti laporan warga yang masuk melalui Call Center 110 terkait dugaan penjualan makanan berbahaya pada Sabtu (24/1/2026).

Baca juga: Tak Hanya Daging, Telur Ikan Sapu-sapu Juga Dijual Sebagai Umpan Pancing

Tim piket Reskrim Polsek Kemayoran kemudian mendatangi lokasi di wilayah Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk menindaklanjuti pengaduan.

“Barang dagangan milik pedagang kami amankan untuk diuji lebih lanjut, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Minggu (25/1/2026).

Laporan berasal dari M. Arief Fadillah (43) warga Utan Panjang III, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang bekerja sebagai wiraswasta.

Sementara pedagang yang dilaporkan bernama Suderajat (49) beralamat di Kampung Panjang, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.

Suderajat menjual es kue, es gabus, agar-agar, coklat meses, dan sisa kue yang sempat dibeli oleh saksi.

Pemeriksaan dan Hasil

Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya memeriksa seluruh barang dagangan dan memastikan produk tersebut aman serta layak dikonsumsi.

“Hasil pemeriksaan jelas, tidak ada bahan berbahaya atau material spon PU Foam dalam es yang dijual,” ujar Roby.

Untuk memastikan hasil yang lebih resmi, sampel juga dikirim ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri, dengan hasil akhir masih menunggu proses uji laboratorium.

Baca juga: Konsumsi Ikan Sapu-sapu Tak Langsung Menyebabkan Sakit, Risiko Muncul Perlahan

Selain itu, polisi juga menelusuri lokasi pembuatan es di Depok.

Penelusuran ini memastikan bahwa produksi es tersebut tidak menggunakan bahan berbahaya atau spons.

Setelah semua pemeriksaan dinyatakan aman, Suderajat dipulangkan ke rumahnya di Depok.

Kepolisian juga memberikan penggantian uang atas barang dagangan yang diamankan selama proses pemeriksaan.

Roby menegaskan bahwa tindakan ini untuk memastikan keseimbangan antara perlindungan masyarakat dan keberlangsungan usaha pedagang kecil.

“Kami memahami bahwa pedagang kecil sangat bergantung pada hasil jualan hariannya. Sebagai wujud empati, kami mengganti kerugian atas barang dagangan yang harus diuji. Tujuannya memastikan masyarakat terlindungi tanpa merugikan pihak pedagang,” jelas dia.

Baca juga: Ciri Siomay Ikan Sapu-sapu, Warna Lebih Gelap dan Bau Lebih Amis

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi.

“Isu seperti ini cepat viral di media sosial, padahal belum tentu benar. Bila menemukan dugaan pelanggaran, segera laporkan melalui Call Center 110 agar dapat ditangani secara tepat,” ujarnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Darurat BBM di Lembata Berlangsung Sepekan, Faktor Kompleks Jadi Pemicu
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
BKI Komitmen Pemenuhan Standar Mutu Internasional Jasa Klasifikasi & Statutoria Kapal
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Link Live Streaming BRI Super League: Persib Bandung Vs PSBS Biak
• 4 jam lalubola.com
thumb
Pengamat Nilai Kemandirian Alutsista RI Bukan Lagi Sekadar Wacana
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Menyelami Kehidupan di Pulau Harapan dan Kelapa
• 1 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.