Ratusan pelayat mulai berdatangan ke rumah duka Hariadi, Flight Operation Officer (FOO), pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Rumah duka berada di RT 3/RW 8 Perumahan III, Desa Jati, Kecamatan Jateng, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Rencananya, almarhum akan dimakamkan pada Minggu (25/1) pukul 14.30 WIB di Dusun Karangnongko, Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar.
Pantauan di lokasi, para pelayat mulai berdatangan sejak pukul 12.00 WIB. Sejumlah karangan bunga turut menghiasi rumah duka, salah satunya dikirim Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Cilacap, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dwi Santoso Wibowo, mengatakan pihaknya hadir mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk penyerahan jenazah.
“Kami mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk penyerahan jenazah,” ujar Dwi kepada awak media di rumah duka.
Dwi mengatakan pihaknya akan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Hariadi.
“Jenazah sedang dalam perjalanan. Kita lakukan penghormatan terakhir sampai pemakaman. Sudah lama bertugas,” kata dia.
Sosok Baik dan Mudah BergaulIa mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang baik dan mudah bergaul dengan rekan kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.
Ia terakhir kali bertemu almarhum di Semarang pada Jumat (16/1), sebelum peristiwa kecelakaan terjadi. Saat itu, keduanya sempat berjanji untuk makan malam bersama.
“Almarhum (Hariadi) baik komunikasi dan cepat bergaul. Pesannya almarhum saat bertemu di Semarang, janjian mau makan malam bersama sebelum kejadian Sabtu pagi,” pungkasnya.
Sementara Ketua RT 3 setempat, Rudi Hermawan, mengatakan jenazah diperkirakan tiba di rumah duka pada Minggu siang.
“Setelah turun dari pesawat di Surabaya, jenazah akan dibawa ke Karanganyar melalui jalur darat. Kemungkinan sampai rumah duka pukul 13.30 WIB menggunakan ambulans dari Surabaya,” kata Rudi.
Rudi menambahkan, setibanya di rumah duka jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu. Prosesi upacara pelepasan jenazah dijadwalkan berlangsung pada Minggu sore sebelum pemakaman.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482867/original/044504400_1769265457-IMG-20260124-WA0036.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482402/original/054602000_1769182507-lula_lahfah.png)