Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan sebagian besar wilayah Jakarta yang terendam banjir sudah surut. Layanan transportasi juga telah beroperasi normal.
"Jakarta Barat yang paling berat, sudah surut. Jakarta Timur tinggal di Kampung Melayu, Bidara Cina dan Cawang ada beberapa genangan kecil," kata Pramono di kawasan Ancol, Jakarta Utara, dilansir dari Antara, Minggu, 25 Januari 2026.
Menurut dia, genangan-genangan air di beberapa lokasi tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan layanan transportasi. Bahkan, pompa-pompa yang dioperasikan untuk menjangkau lokasi terdampak banjir sudah ditarik kembali.
Hari ini, cuaca Jakarta diprakirakan cerah. Namun, operasi modifikasi cuaca tetap disiapkan.
"Modifikasi cuaca, kalau memang diperlukan, kami siagakan sampai dengan tanggal 27 Januari," kata dia.
Baca Juga: Update Banjir Jakarta: 19 RT Masih Terendam, Ratusan Orang Mengungsi!
Ilustrasi banjir. Dok. Antara
Layanan transportasi di Jakarta sudah berjalan normal sejak pukul 03.00 WIB. Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, 225 rute layanan TransJakarta telah beroperasi normal.
"Sebanyak 225 rute siap melayani pelanggan dengan lancar di seluruh wilayah operasional," kata dia.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 10.00 WIB, banjir masih dialami puluhan RT di Jakarta Timur dan Jakarta Utara dengan ketinggian air 30-80 cm.
Di Jakarta Timur, terdapat 13 RT yang terendam banjir. Yakni, empat RT di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian air 30-40 cm, empat RT di Kelurahan Kampung Melayu (80 cm), dan lima RT di Kelurahan Cawang (30 cm).
Di Jakarta Utara, air masih menggenangi satu RT di Kelurahan Kapuk Muara (40 cm).


