Polisi Ungkap Hasil Labfor Es Kue Jadul Diduga Berbahan Spons di Jakpus

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polisi menyelidiki terkait viral penemuan es kue jadul yang diduga berbahan spons di Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus). Hasil laboratorium forensik (labfor) kandungan es kue tersebut kini juga sudah dikantongi polisi.

"Begitu informasi diterima, kami langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi. Barang dagangan milik pedagang kami amankan untuk diuji lebih lanjut, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026).

Dari pemeriksaan langsung oleh Tim Keamanan Pangan (Security Food) Dokpol Polda Metro Jaya, seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar, dan cokelat dipastikan aman dan laik dikonsumsi. Roby memastikan tidak ada bahan berbahaya di dalamnya.

"Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas. Produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya. Namun untuk menjamin ketenangan publik dan memastikan hasil yang lebih pasti dan ilmiah, kami juga mengirim sampel ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk hasil resmi masih menunggu proses uji," jelasnya.

Baca juga: Sisa 14 RT di Jakarta Tergenang Banjir Siang Ini, Ratusan Orang Masih Ngungsi

Tim penyidik dari Krimsus juga melakukan penelusuran ke tempat pembuatan es yang berlokasi di Depok. Roby memastikan tidak ada penggunaan spons pada es tersebut seperti yang dinarasikan di media sosial.

"Hasilnya tetap konsisten tidak ada penggunaan bahan berbahaya maupun material spons sebagaimana isu yang beredar luas di media sosial," ujarnya.

Setelah seluruh pemeriksaan dinyatakan aman, pedagang bernama Suderajat dipulangkan kembali ke rumahnya di Kota Depok. Polisi juga memberikan penggantian uang atas barang dagangan yang sempat diamankan untuk pemeriksaan.

"Kami memahami bahwa pedagang kecil sangat bergantung pada hasil jualan hariannya. Karena itu, sebagai wujud empati, kami mengganti kerugian atas barang dagangan yang harus diuji. Kami ingin memastikan masyarakat terlindungi, tetapi juga tidak ada pihak yang dirugikan," kata Roby.

Polisi mengimbau masyarakat tetap bijak mengolah informasi agar tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Baca juga: Kronologi Kematian Lula Lahfah di Apartemen Jaksel

"Isu seperti ini cepat sekali viral di media sosial, padahal belum tentu benar. Kami minta masyarakat lebih bijak, cek faktanya terlebih dahulu. Bila menemukan dugaan pelanggaran, segera laporkan melalui Call Center 110 agar dapat ditangani dengan benar," tutupnya.

Informasi soal dugaan es kue jadul berisikan spons itu sempat viral di media sosial. Dari video yang beredar seperti dilihat, Sabtu (24/1), tampak seorang pria menjelaskan 'es kue jadul' yang ada di tangannya, berbahan spons. Pria tersebut kemudian mencoba membakar 'es kue jadul' yang ada di tangannya.

Ternyata, 'es kue jadul' tersebut meleleh. Ia kemudian meminta para orang tua untuk berhati-hati.




(dvp/wnv)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dindik Jatim Terbitkan Imbauan Khusus untuk Mengurangi Sampah Plastik di Sekolah
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ratusan Warga Gelar Doa Bersama, Harapkan Kota Madiun Tetap Damai Pascaperistiwa OTT KPK
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Jelang AS Roma vs AC Milan, Allegri: Ini Laga Krusial
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
Gempa Hari Ini M 4,5 Guncang Sofifi Malut, Getaran Dirasakan hingga Ternate
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Myanmar Gelar Pemilu Putaran Terakhir, Partai Pro-Militer Diprediksi Menang Telak
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.