Dedi Mulyadi Bertemu Para Korban Longsor Cisarua, Janji Bakal Beri Bantuan Rp 10 Juta Per KK

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.IDDedi Mulyadi baru saja bertemu para korban longsor Cisarua Bandung Barat. Gubernur Jabar janji bakal beri bantuan Rp 10 juta per KK.

Bencana longsor melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia dan hilang.

Terbaru, Dedi Mulyadi bertemu para korban longsor Cisarua Bandung Barat. Gubernur Jabar janji bakal beri bantuan Rp 10 juta per KK.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi para korban longsor yang mengungsi usai ikut terlibat dalam proses evakuasi warga yang tertimbun di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026). Kehadiran Dedi di lokasi pengungsian disambut hangat oleh warga setempat.

Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi menyampaikan komitmennya untuk menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta bagi setiap kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana longsor. Selain bantuan dana, Dedi juga menyerahkan sebanyak seribu kotak nasi untuk para pengungsi.

“Nanti (ada bantuan) Rp10 juta per kepala keluarga ya, pakai untuk ngontrak dulu di mana terserah,” ujar Dedi, dikutip dari TribunJabar.id.

Dedi menilai para korban berisiko mengalami tekanan mental jika terlalu lama berada di tempat pengungsian.

“Kalau di sini tambah stres jadi penyakit,” katanya.

Ia pun langsung menginstruksikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, agar segera menyiapkan alokasi anggaran tersebut. Bantuan itu diharapkan mampu mencukupi kebutuhan dasar para korban dalam waktu dekat.

Dengan terpenuhinya kebutuhan tersebut, pemerintah daerah dapat lebih memfokuskan perhatian pada proses pencarian korban yang masih tertimbun longsor serta upaya pemulihan pascabencana.

“Per kepala keluarga Rp10 juta untuk cari kontrakan dan bekal hidup selama dua bulan dulu, sehingga kita akan fokus recovery bencananya, menyelesaikan penanganan pencarian korban yang masih tertimbun,” ujar Dedi.

 

Bencana longsor kembali merenggut nyawa warga di wilayah Jawa Barat. Pada hari pertama operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, tim gabungan bersama aparat kepolisian berhasil mengevakuasi 10 kantong jenazah dari timbunan material longsor.

Proses pencarian berlangsung sejak pagi hingga sore hari, meski terkendala cuaca buruk yang menyulitkan evakuasi. Seluruh jenazah yang ditemukan langsung dibawa ke Posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga korban.

Langkah ini dilakukan guna memastikan identitas para korban secara akurat dan resmi.

Jumlah korban hari pertama

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa hingga Sabtu (24/1/2026), sebanyak 10 kantong jenazah berhasil diangkat dari lokasi longsor.

"Di Pos DVI saat ini terdapat 10 kantong jenazah. Dari jumlah tersebut, 6 jenazah telah teridentifikasi dan dikonfirmasi oleh pihak keluarga," ujar Hendra di lokasi kejadian, dikutip dari Kompas.com.

Dari seluruh temuan itu, sembilan jenazah ditemukan dalam kondisi utuh, sementara satu kantong lainnya berisi potongan tubuh korban. Salah satu bagian tubuh berupa tangan telah berhasil diidentifikasi melalui pencocokan sidik jari, sedangkan potongan tubuh lainnya berupa kaki masih menunggu hasil uji DNA.

Puluhan warga masih dilaporkan hilang

Hendra juga mengungkapkan, hingga Sabtu sore pukul 16.00 WIB, sekitar 81 warga masih dinyatakan hilang akibat longsor yang menerjang kawasan permukiman dan lahan pertanian di lereng Gunung Burangrang.

"Angka ini masih bersifat perkiraan berdasarkan data posko pengaduan. Dari laporan yang masuk, sebanyak 23 korban telah teridentifikasi," kata Hendra.

Pendataan korban hilang terus diperbarui seiring masuknya laporan dari masyarakat. Tim gabungan juga terus berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk mencocokkan identitas korban yang telah ditemukan.

 

Pencarian dihentikan sementara

Operasi pencarian korban terpaksa dihentikan sementara pada Sabtu sore karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan serta faktor keselamatan tim penyelamat.

"Karena cuaca belum memungkinkan, penggalian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan besok. Kami berharap seluruh korban yang dilaporkan hilang dapat segera ditemukan," sebut Hendra.

Pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Minggu (25/1/2026) pagi, melibatkan tim gabungan dari kepolisian, TNI, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga setempat, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan medan.

Kronologi longsor

Sebelumnya, bencana longsor disertai aliran air deras terjadi di Kampung Babakan RT 05 RW 11, Kelurahan Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi secara mendadak saat sebagian besar warga tengah terlelap tidur. Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menjelaskan bahwa material tanah bercampur air mengalir deras dari lereng Gunung Burangrang dan menghantam kawasan permukiman warga.

Akibat kejadian itu, sekitar 30 rumah warga terdampak, sementara proses pendataan korban meninggal maupun luka-luka masih terus berlangsung.

Evakuasi dan antisipasi longsor susulan

Untuk mencegah risiko longsor lanjutan, pemerintah desa bersama aparat terkait telah mengevakuasi warga yang tinggal di zona rawan ke Aula Kantor Desa Pasirlangu. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan karena kondisi tanah di lokasi kejadian masih sangat labil.

Luas wilayah terdampak longsor diperkirakan mencapai sekitar 30 hektar. Berdasarkan hasil penelusuran awal, longsor diduga dipicu oleh kombinasi tanah labil dan curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Cisarua dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanah di lereng bukit kehilangan daya ikat, sehingga mudah runtuh dan terbawa aliran air deras. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kutukan Juara Eropa di Piala Dunia: Tantangan Besar Menanti Spanyol di 2026
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Video: Sederet PR Pemerintah Setop Impor Gula dan Bikin Petani Sejahtera
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tiga festival di Sulbar masuk dalam Top 125 KEN 2026
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Sudah Nonton 2 Laga, John Herdman Akan Terus Safari BRI Super League Cari Pemain untuk FIFA Series - Piala AFF 2026: Kami Butuh Skuad Besar
• 5 jam lalubola.com
thumb
Dua Ribu WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Dewan : Penanganan Harus Perhatikan HAM
• 4 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.