Update Banjir Jakarta Minggu Siang: 9 RT Masih Terendam, 276 Warga Mengungsi

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 9 rukun tetangga (RT) tergenang banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya, Minggu, (25/1/2026).

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan data tersebut berdasarkan laporan hingga pukul 14.00 WIB.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 9 RT tergenang sesuai data pukul 14.00 WIB,” ujar Yohan, Minggu.

Baca juga: Pramono Klaim Banjir Jakarta Telah Surut: Tetangga Belum Semua

BPBD merinci wilayah yang terdampak banjir sebagai berikut:

Jakarta Timur – 8 RT
  • Kelurahan Bidara Cina: 4 RT, ketinggian 20–30 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
  • Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT, ketinggian 65 cm, penyebab sama.
Jakarta Utara – 1 RT
  • Kelurahan Kapuk Muara: 1 RT, ketinggian 20 cm, akibat curah hujan tinggi.

Banjir memaksa sebagian warga mengungsi ke tempat aman. Berikut data pengungsian dari BPBD:

Jakarta Timur
  • Kelurahan Bidara Cina: Masjid Al Abror RW 11, 6 KK/16 jiwa.
  • Kelurahan Kampung Melayu: SDN Kampung Melayu 01 dan 02, 13 KK/65 jiwa.
Jakarta Barat
  • Kelurahan Rawa Buaya: Balai Warga RT 09/02, 6 KK/24 jiwa
  • SDN 07 Rawa Buaya, 9 KK/34 jiwa.
  • Kelurahan Kembangan Utara: Sekretariat Jl. H. Bule RT 008 RW 01, 15 KK/40 jiwa.
Jakarta Utara
  • Kelurahan Kapuk Muara: Gang Masjid Nurul Jannah RW 02, 42 KK/97 jiwa.

Baca juga: BPBD DKI: 19 RT dan 1 Ruas Jalan Masih Tergenang Banjir di Minggu Pagi

Beberapa wilayah yang sebelumnya tergenang kini mulai surut:

- Kelurahan Cililitan: 2 RT

- Kelurahan Kembangan Selatan: 1 RT

- Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT

- Kelurahan Cawang: 5 RT

Sementara jalan yang sebelumnya tergenang dan sudah surut yakni Jalan Kembangan Raya, Kelurangan Kembangan Selatan, Jakarta Barat.

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah terdampak.

“Koordinasi dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna melakukan penyedotan air serta memastikan saluran dan tali-tali air berfungsi dengan baik,” ujar Yohan.

Baca juga: Jurus Pramono Atasi Banjir Jakarta: Modifikasi Cuaca hingga Normalisasi Sungai

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

BPBD DKI mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan.

Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi nomor 112, layanan gratis yang beroperasi 24 jam non-setop.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Korban Pesawat ATR 42-500 Dapat Kenaikan Pangkat
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Sinergi Jadi Kunci, Bank Mandiri Akselerasi Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Rakyat
• 19 jam laludisway.id
thumb
Preorder Album Baru BTS Pecah Rekor, Kalahkan Map Of The Soul
• 12 jam lalugenpi.co
thumb
Drama lima gol, Valencia menang dramatis
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Tragis! Indra Tewas saat Berenang di GOR Senen Jakpus
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.