WamenKP ke Tim Evakuasi Korban Pesawat ATR: Terima Kasih Bantu Tanpa Kenal Lelah

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Didit mengatakan, upaya pencarian dan evakuasi dilakukan dengan kerja keras tanpa henti.

“Saya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Perhubungan (Dudy Purwaghandi), Gubernur Sulawesi Selatan (Andi Sudirman Sulaiman), Kepala Basarnas (Marsekal Madya TNI Mohamad Syafii), Kapolda (Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro), Panglima Kodam Hasanuddin (Mayjen TNI Bangun Nawoko), serta seluruh aparat dan seluruh relawan yang telah membantu siang dan malam tanpa kenal lelah,” ujar Didit saat upacara persemayaman di AUP Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (25/1).

“Guna usaha melaksanakan kegiatan pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ini selama lebih kurang tujuh hari,” lanjutnya.

Ucapan itu dilakukan untuk melepas tiga jenazah korban, yakni Kapten Pilot Andy Dahananto serta dua pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ferry Irawan dan Yoga Naufal.

Didit menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para korban yang gugur saat menjalankan tugas negara.

“Saya pribadi dan atas nama keluarga besar Kementerian Kelautan dan Perikanan, turut berduka cita yang sangat dalam atas gugurnya tujuh kru pesawat ATR 42-500 dan pegawai Kementerian Kelautan Perikanan yang telah mengalami kecelakaan pada tanggal 17 Januari 2026 dalam rangka kegiatan operasi pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan untuk menjaga kedaulatan laut Indonesia,” tuturnya.

Didit menegaskan, para korban layak mendapat penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian mereka selama menjalankan tugas.

“Kita semua menjadi saksi bahwa semua almarhum dalam keadaan yang sangat mulia, menjadi syuhada dan patriot bangsa yang gugur dalam menjalankan tugas kedinasan, tugas negara dalam melaksanakan fungsi pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di wilayah perairan Indonesia,” ungkap Didit.

Selain penghormatan, KKP memastikan pemenuhan hak bagi keluarga korban yang ditinggalkan, termasuk dukungan pendidikan bagi anak almarhum.

“Untuk itu, Kementerian Kelautan Perikanan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan jasa para almarhum selama bertugas di Kementerian Kelautan dan Perikanan,” kata Didit.

“Bagi keluarga almarhum yang ditinggalkan, tentunya akan diberikan santunan sesuai ketentuan yang berlaku serta anak almarhum akan diberikan beasiswa pendidikan,” tandasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perut Buncit Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kesalahan Bicara yang Sering Dilakukan
• 10 jam lalubeautynesia.id
thumb
KAI Daop 7 Sesalkan Aksi Pelemparan Batu ke KA Ranggajati, Pelaku Masih Diburu
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Pedro Acosta Kandidat Pengganti Pecco Bagnaia di Ducati
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Transformasi Layanan Pertanian, PVTPP Kementan Perkenalkan Siperintis untuk Cegah Korupsi
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.