Pihak kepolisian masih mendalami penyebab kematian selebgram Lula Lahfah. Saat ini, kematian Lula Lahfah masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
"Masih dalam pendalaman kepolisian," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Murodih, dihubungi kumparan melalui pesan singkat, Minggu (25/1).
Kata Murodih, hasil penyelidikan tersebut baru akan diungkap setelah prosesnya rampung. "Nanti akan dirilis setelah hasilnya ada," katanya.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, memastikan tidak ditemukan adanya indikasi tindakan kriminal atau luka fisik pada jenazah Lula.
"Tidak ada tanda kekerasan (pada jenazah Lula)," ujar Iskandarsyah saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (24/1).
Terkait prosedur autopsi, polisi mengungkap bahwa pihak keluarga Lula Lahfah keberatan. Keluarga meminta tidak dilakukan tindakan bedah mayat terhadap jenazah Lula.
"Dari keluarga ada permohonan untuk tidak diautopsi," jelas Iskandarsyah.
Meski ada permohonan dari pihak keluarga, polisi tetap menjalankan prosedur investigasi sesuai aturan yang berlaku.
Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemen miliknya, Jumat (23/1) lalu. Penemuan itu bermula dari kekhawatiran ART Lula karena Lula tak kunjung keluar dari kamarnya. Hingga pada akhirnya dia meminta tolong pada pihak keamanan setempat untuk membuka paksa pintu kamar Lula. Jenazah Lula ditemukan sudah tak bernyawa di kamarnya. Menurut hasil identifikasi awal, polisi menduga Lula meninggal karena sakit yang ia derita, merujuk pada obat-obatan dan surat rawat jalan yang ditemukan di apartemen Lula. Pada Sabtu (24/1), jenazah Lula dimakamkan di TPU Rawa Terate Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu (24/1). Prosesi pemakaman Lula berlangsung dengan cukup haru.




