Komandan IRGC Ingatkan AS: Kami Lebih Siap dari Sebelumnya, Jari Sudah Berada di Pelatuk

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang pasukannya menjadi elemen penting dalam meredam kerusuhan buntut gelombang demonstrasi di Iran belakangan ini, menegaskan bahwa mereka pun dalam posisi "lebih siap dari sebelumnya, dan memposisikan jari di pelatuk". Hal itu ditegaskan Komandan IRGC Jenderal Mohammad Pakpour, Sabtu (25/1/2026) merespons ancaman dari Amerika Serikat (AS) yang diduga akan melancarkan serangan dalam waktu dekat.

Nournews, sebuah portal berita yang dekat dengan Dewan Keamanan Nasional Iran melaporkan lewat kanal Telegram mereka bahwa Pakpour mengingatkan Amerika Serikat agar menghindari kesalahan kalkulasi. Ia menegaskan, IRGC dan rakyat Iran saat berada dalam kondisi sangat siap untuk mengeksekusi instruksi dari Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Baca Juga
  • USS Lincoln Capai Laut Arab, AS-Israel Mulai Bahas Serangan ke Iran
  • IRGC dan Angkatan Darat Kompak Siap Pertahankan Iran: Hingga Titik Darah Penghabisan
  • Cuaca Ekstrem Picu Bencana di Majalengka, 200 Rumah dan Ratusan Hektare Sawah Kebanjiran

Pernyataan Pakpour dilontarkannya di tengah semakin merapatnya armada laut AS ke kawasan Teluk. Presiden AS sebelumnya telah berulang kali mengingatkan Teheran, dua garis merah yang tidak boleh ditabrak oleh Iran yakni membunuh para demonstran dan eksekusi massal pemerotes yang ditangkapi oleh aparat.

Trump pekan lalu mengeklaim bahwa dirinya membatalkan atau menunda menyerang Iran usai Teheran tak jadi mengeksekusi mati 800 demonstran yang ditahan. Namun, klaim Trump itu kemudian dibantah oleh Jaksa Tinggi Iran, Mohammad Movahedi, bahwa Iran tidak pernah berencana mengeksekusi mati tahanan tanpa melalui proses hukum.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pada Kamis (22/1/2026), Trump menginformasikan Pentagon mengerahkan kapal-kapal perang mereka menuju kawasan Teluk untuk berjaga-jaga jika Ia nantinya memutuskan menyerang Iran. "Kami punya armada kapal besar menuju arah sana dan mungkin kami tidak akan menggunakannya," ujar Trump.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cetak Rekor Baru, PO Album Baru BTS Arirang Tembus 4 Juta Copy
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Longsor Cisarua, Kang Dedi Geleng-geleng Lihat Masifnya Alih Fungsi Lahan Hutan Jadi Kebun Sayur!
• 11 jam laludisway.id
thumb
Komisi VII DPR RI Tekankan Pentingnya Nilai Tambah di Sektor Karet
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Bupati Agam Optimis Daerahnya Bangkit, Pemerintah Pusat Turun Tangan Pulihkan Pascabencana
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Career Minimalism Jadi Pilihan Gen Z Demi Miliki Work Life Balance
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.