Pantau - Satuan Brimob Polda Sumatera Barat (Sumbar) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di Padang Gantiang, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Sebanyak 20 personel Brimob dikerahkan untuk membantu proses pengecoran lantai huntara agar pembangunan bisa selesai lebih cepat.
"20 personel itu bekerja bersama tenaga pekerja bangunan lainnya agar pembangunannya cepat selesai," ungkap Komandan Tim Pembangunan Huntara, Ipda Andi Susandi.
Dukungan Brimob di Tiga Kabupaten TerdampakSat Brimob Polda Sumbar telah melaksanakan pengecoran lantai di empat titik sejak tiga hari terakhir dan menargetkan penyelesaian pada hari ini, meskipun sempat tertunda akibat sejumlah kendala.
Selain di Kabupaten Agam, Sat Brimob juga membantu pembangunan huntara di wilayah terdampak lainnya seperti:
Kapalo Koto, Kota Padang
Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan
Asam Pulau, Kabupaten Padang Pariaman
Kehadiran personel Brimob bertujuan mempercepat proses pembangunan agar huntara segera bisa ditempati oleh warga penyintas bencana.
Sebaran dan Progres Pembangunan Huntara di AgamKepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam, Rinaldi, menjelaskan bahwa di Padang Gantiang, Jorong Kayu Pasak Timur, saat ini tengah dibangun 88 unit huntara.
Secara keseluruhan, pembangunan huntara di Kabupaten Agam tersebar di tujuh titik, yaitu:
Lapangan Bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan – 117 unit (sudah selesai dan dihuni)
Padang Gantiang, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan – 88 unit
Lapangan Bola Jajaran Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan – 51 unit
Lahan DOB Bancah Balingka, Kecamatan Ampek Koto – 33 unit
Lapangan Lambeh, Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak – 14 unit
Lahan Kampung Ujuang, Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya – 35 unit
Objek Wisata Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya – 19 unit
Rinaldi menambahkan bahwa khusus di titik SDN 05 Kayu Pasak, pembangunan telah selesai dan unit hunian sementara sudah dihuni oleh para penyintas.
Pemerintah dan aparat berharap percepatan pembangunan ini dapat segera memberikan tempat tinggal yang layak bagi korban terdampak bencana.




