TABLOIDBINTANG.COM - Kepergian Lula Lahfah meninggalkan duka mendalam yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Di balik sosoknya yang dikenal ceria dan mandiri, selebgram muda itu ternyata memendam rasa sakit yang tak pernah ia perlihatkan kepada keluarga.
Hal tersebut diungkap ayah Lula, M. Feroz, usai pemakaman di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1). Dengan suara bergetar, Feroz mengenang putrinya sebagai anak yang sangat berbakti dan selalu berusaha kuat di hadapan orang tua.
“Lula itu anak yang baik, sangat peduli sama keluarga, peduli sama orang tua. Ke teman-temannya juga dia baik,” ungkap Feroz penuh haru.
Menurut sang ayah, Lula Lahfah bukan tipe anak yang suka mengeluh. Ia lebih memilih menyimpan semua rasa sakitnya sendiri demi menjaga perasaan keluarga.
“Dia nggak pernah cerita ke kami kalau lagi sakit. Kalau pun mengeluh, itu ke teman-teman terdekatnya. Katanya perut bagian kiri sering sakit banget, tapi kami benar-benar nggak tahu,” terang Feroz.
Belakangan baru terungkap bahwa Lula tengah berjuang melawan komplikasi penyakit Gerd disertai pembengkakan usus.
Kondisi tersebut disebut sudah beberapa kali kambuh dan bahkan sempat membuatnya dilarikan ke rumah sakit menjelang pergantian tahun baru.
Penyesalan mendalam kini menyelimuti sang ayah. Ia mengaku, jika sejak awal mengetahui kondisi putrinya, keluarga tentu akan melakukan berbagai upaya pengobatan terbaik.
“Sebenarnya bisa banget dia berobat, mau ke mana pun juga bisa. Tapi dia nggak mau. Mungkin karena dia terus menahan sakit itu, sampai akhirnya tubuhnya nggak kuat,” tandas Feroz.



