Apindo Harap Tindak Lanjut dari Kerja Sama Ekonomi RI-Inggris

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Indonesia dan Inggris sudah menyepakati kesepakatan Economic Growth Partnership (EGP). Untuk itu, pengusaha berharap kesepakatan ini juga ditindaklanjuti agar dunia usaha mendapat fasilitas sampai proyek kolaboratif.

Adapun kesepakatan tersebut merupakan kerangka kerangka kerja sama yang praktis dan berorientasi pada pelaku usaha. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani juga menjelaskan jika sudah ada tindak lanjut, kesepakatan itu bisa mendorong penciptaan lapangan kerja.

“Dengan adanya Growth Partnership ini, dunia usaha berharap ada tindak lanjut yang nyata dalam bentuk fasilitas pasar, konektivitas investasi, dan berbagai proyek kolaboratif lainnya yang bisa mendorong peningkatan ekspor, investasi, serta penciptaan lapangan kerja dan pada akhirnya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang,” kata Shinta kepada kumparan, Minggu (25/1).

Adapun dalam kesepakatan EGP itu terdapat sejumlah bidang pokok kerja sama yang menjadi fokus kedua negara. Di antaranya adalah energi bersih untuk mendorong transisi energi berkelanjutan dan investasi bersih, ekonomi digital, serta infrastruktur dan transportasi termasuk investasi dan pengembangan proyek besar yang akan meningkatkan konektivitas dan kapasitas ekonomi.

Selain itu terdapat pula kerja sama di bidang pertanian, makanan dan minuman, serta perdagangan dan investasi. EGP juga mencakup kesepakatan di bidang pendidikan, layanan kesehatan dan ilmu hayat, serta layanan keuangan dan jasa profesional.

Shinta juga merespons baik kesepakatan itu karena dianggap mencerminkan komitmen bersama untuk membuka peluang pasar, mempermudah investasi dua arah, serta mengurangi hambatan perdagangan melalui saling berbagi informasi dan praktik terbaik antara pemerintah dan sektor swasta.

“Kesepakatan juga menggarisbawahi pentingnya ketahanan rantai pasok dan persaingan sehat, serta pembangunan yang berkelanjutan, yang semuanya menjadi kerangka kerja untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang,” ujarnya.

Saat ini kondisi perdagangan Indonesia-Inggris menunjukkan tren positif. Shinta menjelaskan total perdagangan bilateral pada 2024 mencapai sekitar USD 2,7 miliar dengan ekspor Indonesia ke Inggris mencapai sekitar USD 1,8 miliar.

“Meskipun angka tersebut masih relatif kecil dibanding total ekspor Indonesia ke seluruh dunia, yang mencapai lebih dari USD 266 miliar pada 2024 (Data BPS), namun hubungan dagang dengan Inggris ini juga menunjukkan adanya ruang besar untuk meningkatkan volume dan nilai tambah produk yang diekspor ke pasar Inggris dan pasar Eropa lebih luas,” kata Shinta.

Bisa Buka Pasar yang Lebih Luas untuk Produk Indonesia

Turut merespons, Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Perdagangan dan Perjanjian Internasional Kadin Indonesia, Pahala Mansury berharap adanya EGP ini bisa membuka pasar global yang lebih luas untuk Produk Indonesia.

“Harapan kita bahwa economic growth partnership ini dapat diikuti dengan pembukaan market akses yang lebih luas bagi produk Indonesia, khususnya industri padat modal seperti garment textile dan juga produk elektronik dan otoparts misalnya,” kata Pahala kepada kumparan.

Ia juga optimis bahwa pembukaan pasar yang lebih luas akan mulus dengan keberadaan kesepakatan EGP tersebut. Hal ini karena saat ini Inggris sedang menjadi mitra dagang strategis.

“Kami optimistis bahwa partnership yang sudah ditandatangani akan memuluskan hal tersebut, apalagi dengan peningkatan tensi di eropa serta brexit yang sudah terjadi beberapa tahun lalu akan mendorong UK untuk mencari mitra dagang yang strategis di luar kawasan atlantik,” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bupati Agam Optimis Daerahnya Bangkit, Pemerintah Pusat Turun Tangan Pulihkan Pascabencana
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Yang Perlu Diketahui soal Angkot Tua Bakal Dimusnakan dari Kota Bogor
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Trump-Carney Memanas, Ini Respons Kanada di Tengah Ancaman Tarif 100%
• 9 jam laludetik.com
thumb
Jadwal Salat DKI Jakarta 25 Januari 2026
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Trenggono Menteri KKP Mendadak Pingsan saat Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.