Profil Sakti Wahyu Trenggono, Menteri KP yang Pingsan Saat Upacara Persemayaman Korban Pesawat ATR

grid.id
19 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Profil Sakti Wahyu Trenggono menjadi sorotan publik setelah Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) RI ini jatuh pingsan saat memimpin upacara persemayaman jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Insiden tersebut terjadi di tengah suasana duka keluarga besar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Peristiwa itu sontak memunculkan perhatian luas dari masyarakat dan jajaran pemerintah. Trenggono pun memastikan kondisi kesehatannya kini dalam keadaan baik dan stabil.

Ia menegaskan tidak ada masalah medis serius yang dialaminya. Kelelahan fisik dan mental akibat padatnya aktivitas serta musibah yang menimpa KKP disebut menjadi penyebab utama. Tak lama setelah insiden ini, profil Sakti Wahyu Trenggono pun menuai perhatian.

Kondisi Kesehatan Pasca Jatuh Pingsan

Melalui akun Instagram pribadinya @swtrenggono pada Minggu (25/1/2026), Trenggono menyampaikan terima kasih atas doa dan perhatian masyarakat. Ia juga secara khusus mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto yang langsung menghubunginya untuk menanyakan kondisi kesehatan.

Terima kasih atas perhatian dan doa masyarakat semuanya terhadap saya. Wabil khusus Pak Presiden @presidenrepublikindonesia @prabowo yang menelpon langsung dan menanyakan kondisi saya hari ini,” tulis Trenggono.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (25/1/2026), berdasarkan hasil observasi dokter, Trenggono memastikan tidak ditemukan gangguan kesehatan serius. Ia menyatakan hanya mengalami kelelahan akibat aktivitas yang sangat padat dalam sepekan terakhir. Menurutnya, kelelahan tersebut bukan hanya bersifat fisik, tetapi juga mental, mengingat duka mendalam yang dirasakan keluarga besar KKP.

Trenggono mengungkapkan bahwa dalam sepekan terakhir, keluarga besar KKP tengah berduka akibat kecelakaan pesawat ATR 42-500. Meski demikian, ia tetap menjalankan tugas kenegaraan, termasuk mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian kunjungan kerja ke London dan Davos.

Sebagai pimpinan di KKP, Trenggono menegaskan komitmennya untuk tetap hadir dan mendampingi jajaran kementerian dalam kondisi apa pun. Ia kembali menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan berbagai pihak dan mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa cinta kepada Tanah Air. “Jangan pernah lelah mencintai Indonesia,” tutupnya.

Kronologi Insiden Jatuh Pingsan

Sebelumnya, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono pingsan saat memimpin upacara persemayaman jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di AUP Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Upacara tersebut berlangsung pada Minggu (25/1/2026).

 

 

Trenggono bertindak sebagai inspektur upacara persemayaman tiga jenazah, yakni pilot pesawat Capt Andy Dahananto serta dua pegawai KKP, Ferry Irawan dan Yoga Naufal. Namun, di tengah prosesi, ia tiba-tiba jatuh hingga kepalanya membentur lantai. Suasana sempat riuh ketika Trenggono pingsan tepat setelah prosesi penyerahan jenazah dari pihak keluarga untuk dimakamkan secara negara.

Sejumlah pegawai langsung memberikan pertolongan dan menggotong Trenggono ke ruangan lain. Petugas membawa tandu serta tabung oksigen untuk penanganan awal. Sementara itu, upacara persemayaman tetap dilanjutkan dan Wakil Menteri KP Didit Herdiawan menggantikan posisi Trenggono sebagai inspektur upacara.

Profil Sakti Wahyu Trenggono

Profil Sakti Wahyu Trenggono mencerminkan perjalanan panjang di dunia profesional, bisnis, hingga pemerintahan. Dikutip Tribun Kaltim, ia lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 3 November 1962.

Dari sisi pendidikan, Trenggono menyelesaikan studi S1 Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia juga meraih gelar S1 dari School of Information System Universitas Bina Nusantara (Binus University). Pendidikan pascasarjananya ditempuh melalui Program Magister Manajemen di ITB.

Rekam Jejak Karier Profesional

Dalam perjalanan kariernya, profil Sakti Wahyu Trenggono diwarnai pengalaman panjang di sektor industri dan manajemen. Ia mengawali karier sebagai system analyst di Federal Motor (kini PT Astra Honda Motor) pada 1986–1988. Setelah itu, ia menjabat Manajer Management Information System (MIS) di perusahaan yang sama pada periode 1988–1992.

Kariernya terus menanjak sebagai General Manager MIS and Business Development Federal Motor Astra Group pada 1992–1995. Pada 1995, Trenggono dipercaya sebagai Direktur Perencanaan dan Pengembangan INKUD (Induk Koperasi Unit Desa).

Ia kemudian menjabat Direktur Utama PT Solusindo Kreasi Pratama-Indonesian Tower selama 2000–2009. Selain itu, Trenggono juga pernah menjadi Ketua Umum Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi pada 2005–2016, serta Komisaris Utama PT Teknologi Riset Global Investama pada 2010–2016. Pada 2018, ia tercatat sebagai Komisaris di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), bagian dari Grup Saratoga.

Perjalanan Politik hingga Menteri KP

Profil Sakti Wahyu Trenggono juga mencatat kiprah politiknya. Ia memulai karier politik dengan bergabung ke Partai Amanat Nasional (PAN) pada periode 2009–2014 di era kepemimpinan Hatta Rajasa. Namun sejak 2013, ia tidak lagi aktif di PAN.

 

Pada Pilpres 2019, Trenggono tercatat sebagai salah satu tokoh dalam tim kampanye pasangan Joko Widodo–KH Ma’ruf Amin. Ia dikenal sebagai pendukung Joko Widodo sejak masa kepemimpinan Jokowi di Solo hingga Pilkada DKI Jakarta 2012.

Sebelum menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Trenggono dipercaya sebagai Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Kini, profil Sakti Wahyu Trenggono semakin dikenal publik sebagai Menteri KP di Kabinet Prabowo–Gibran, dengan dedikasi yang tetap ditunjukkan meski berada di tengah duka dan kelelahan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bursa Asia Menguat, Saham Jepang Naik Usai Suku Bunga Ditahan BOJ
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Vokalis Band Element, Lucky Widja Meninggal Dunia, Raffi Ahmad Berduka dan Ungkap Sosok Mendiang
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Persib Resmi Datangkan Layvin Kurzawa untuk Perkuat Putaran Kedua
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Suspensi Dua Saham Dicabut Awal Pekan, GRPM Pindah ke Papan FCA
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Tanah Mulai Jenuh Air, BMKG Khawatirkan Longsor Susulan di Cisarua
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.