Beasiswa di Bahçeşehir University Turki, Segini Kuota untuk Mahasiswa Indonesia

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Bahçeşehir University (BAU) Turki membuka peluang luas bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Universitas yang memiliki jaringan kampus di lima benua ini menerima sekitar 2.000 mahasiswa internasional setiap tahunnya dengan beasiswa parsial hingga 30 persen.
 
Manajer Pemasaran dan Organisasi Bahçeşehir University, Eslem Özoğlu, mengatakan, kuota untuk mahasiswa Indonesia masih sangat terbuka. Pasalnya, saat ini baru ada sekitar 60 mahasiswa Indonesia dari total 8.000 mahasiswa internasional yang berasal dari 127 negara.
 
"Untuk mahasiswa Indonesia, kami masih memiliki banyak slot karena jumlah mahasiswa Indonesia di BAU belum terlalu besar. Justru itu yang sedang kami upayakan. Kami ingin jumlah mahasiswa Indonesia meningkat," kata Özoğlu kepada Medcom.id di sela-sela acara Turkish Universities Fair 2026, Sabtu, 24 Januari 2026.

Ia menerangkan, kuota mahasiswa berbeda-beda tergantung program studi dan kebangsaan. Namun untuk mahasiswa Indonesia, kuota bukan menjadi masalah karena masih banyak tersedia.
 
Lebih lanjut, Özoğlu menjelaskan persyaratan pendaftaran di BAU cukup fleksibel. Untuk program sarjana (bachelor), universitas hanya memerlukan dokumen pendidikan SMA termasuk nilai rapor dan aktivitas di luar kurikulum.
 
Menariknya, calon mahasiswa tidak diwajibkan menyertakan hasil tes TOEFL atau SAT. Jika tidak memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris, mahasiswa dapat mengikuti ujian kemampuan bahasa Inggris dari universitas.
 
"Jika mendaftar program sarjana, kami memerlukan dokumen pendidikan SMA. Semua hal yang berkaitan dengan masa SMA akan dipertimbangkan, termasuk nilai akademik, nilai mata pelajaran, serta kegiatan di luar kurikulum," ujar dia.
 
BAU menyediakan beasiswa parsial untuk biaya kuliah di beberapa program studi. Beasiswa diberikan berdasarkan portofolio dan nilai SMA, dengan besaran hingga 30 persen.
 
Program studi yang termasuk dalam skema beasiswa antara lain fakultas ilmu kesehatan seperti keperawatan, fisioterapi, nutrisi dan dietetika. Kemudian fakultas komunikasi meliputi desain game digital, periklanan, komunikasi, kartun dan animasi. Serta konservatori dan ilmu pendidikan seperti program pengajaran bahasa Inggris.
 
Melansir dari laman bau.edu.tr, BAU juga menawarkan berbagai jenis beasiswa untuk program magister dan doktoral. Di antaranya beasiswa prestasi lulusan hingga 50 persen bagi alumni BAU yang terdaftar dalam Asosiasi Alumni, beasiswa pegawai instansi pemerintah 50 persen, serta beasiswa berdasarkan nilai ujian dan kemampuan bahasa asing.
 
Untuk biaya kuliah, sebagian besar program studi di BAU dibanderol USD9.000 atau sekitar Rp147 juta per tahun. Sementara program kedokteran lebih tinggi yakni USD28.000, dan kedokteran gigi USD24.000 per tahun. Program ilmu sosial, bisnis, psikologi, teknik, dan arsitektur termasuk dalam kategori USD9.000.
 
Proses pendaftaran dilakukan secara online penuh, dimulai dari Januari hingga September. Hal ini disesuaikan dengan jadwal kelulusan mahasiswa dari berbagai negara yang berbeda-beda. Hanya tahap registrasi terakhir yang harus dilakukan di kampus.
 
Menutup pernyataannya, ia mengatakan keunggulan BAU terletak pada jaringan pendidikan globalnya. BAU bukan hanya satu universitas, melainkan lima universitas yang tersebar di berbagai benua.
 
"Kami memiliki lima universitas yang tersebar di berbagai benua: di Washington DC, Amerika Serikat, Berlin, Jerman; Istanbul, Turki, Batumi, Georgia, dan Siprus. Kelima universitas ini saling terhubung. Jadi, jika kamu ingin menjadi bagian dari jaringan pendidikan global dan mendapatkan pendidikan internasional yang berkualitas, BAU adalah pilihan yang tepat," tutup dia. (Bramcov Stivens Situmeang)

Baca Juga :

Turkish Universities Fair 2026: Ada 28 Kampus Top Turki Hadir di Jakarta-Bandung

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pilu Bocah 12 Tahun Tewas Digigit Hiu
• 17 jam laludetik.com
thumb
2 Wakil Indonesia Berjuang di Final Indonesia Masters 2026, Catat Jadwalnya!
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Link Live Streaming Final Indonesia Masters 2026: Perjuangan Terakhir Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Demi Gelar Juara
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
John Herdman Harus Bisa Temukan Gelandang Timnas Indonesia Sekelas Thom Haye
• 11 jam lalubola.com
thumb
Ambisi Dedi Mulyadi ke BJB hingga Mematok Target Laba Tinggi, KDM Soroti Investasi Jumbo di Jabar
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.