Cuaca panas dan angin kencang memperparah kebakaran lahan gambut di Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Hingga saat ini luas lahan yang terbakar mencapai 18 hektare tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Johan Pahlawan dan Kecamatan Meureubo.
Kebakaran lahan gambut terjadi di sejumlah titik terutama di Kecamatan Johan Pahlawan dan Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Kondisi lahan gambut yang terparah berlokasi di Desa Suak Raya, Suke, dan Desa Lapang, Kecamatan Johan.
Sementara itu, kebakaran lahan di Kecamatan Meureubo terpantau di wilayah Alpen, Desa Ujong Tanoh Darat dan Desa Pasi, Aceh Tenong. Api sulit dipadamkan karena kondisi gambut yang kering dengan kedalaman lima meter akibat cuaca panas dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga :
Update Banjir Jakarta: 9 RT Masih Tergenang Hingga Minggu SiangPetugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat terus melakukan upaya pemadaman dengan peralatan terbatas. Api yang merambat di bawah permukaan tanah membuat proses pemadaman berjalan lambat.
Selain merusak lahan, kebakaran juga menyebabkan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah dan berisiko mengganggu kesehatan warga.
"Angin ini sangat menyulitkan kita untuk melakukan pemadaman. Karena kadang-kadang kita sudah berhasil memadamkan di permukaan tapi di dalam belum tentu padam. Dan itu sulit untuk mendeteksi sifat gambut seperti bara api. Semakin dalam gambut itu semakin sulit untuk mengetahui apakah di bawah tanah itu sudah padam atau belum," ujar Kepala BPBD Aceh Barat Ronald Nehdiansyah.




