Menperin Genjot Investasi Perkuat Kapabilitas Industri RI

wartaekonomi.co.id
18 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan akan menggenjot investasi yang mampu memperkuat kapabilitas industri nasional melalui alih pengetahuan dan teknologi, penguatan linkage rantai pasok domestik, serta integrasi industri Indonesia ke dalam rantai pasok global.

Dirinya menjelaskan arah kebijakan investasi industri Indonesia yang dibangun oleh pemerintah memperkuat kedalaman industri, keterlibatan pelaku industri dalam negeri termasuk sektor industri kecil dan menengah (IKM), serta memperluas jejaring global industri nasional.

Baca Juga: Airlangga Ungkap Paparan Ekonomi Prabowo dalam WEF 2026

“Investasi yang kami pacu adalah investasi yang membawa know-how, teknologi, dan keterlibatan pelaku industri lokal secara nyata. Indonesia tidak ingin investasi bersifat enclave tetapi terhubung erat dengan ekosistem industri dalam negeri serta memberi peluang produk Indonesia terlibat dalam rantai pasok dunia,” ujarnya, dikutip dari siaran pers Kemenperin, Minggu (25/1).

Menperin juga mengemukakan, arah kebijakan tersebut sejalan dengan pesan strategis yang disampaikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam pidatonya saat menghadiri World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss pada Kamis (22/1). 

Indonesia menegaskan posisi sebagai negara yang stabil, kredibel, dan berpeluang besar bagi kemitraan investasi global, dan tengah bersiap memajukan industri dalam negeri secara signifikan.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo menjelaskan pembentukan sovereign wealth fund Danantara Indonesia sebagai instrumen strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi dan industrialisasi nasional, membuka ruang kolaborasi investasi jangka panjang, serta memperkuat kemitraan strategis dengan investor global.

“Danantara merupakan fondasi kemitraan Indonesia dengan pelaku investasi global. Oleh karena itu, Indonesia menawarkan peluang investasi yang tidak hanya berorientasi pada modal tetapi juga pada pengembangan nilai tambah industri nasional,” ungkap Menperin.

Menperin juga menambahkan, investasi berkualitas akan diarahkan pada sektor-sektor unggulan yang menjadi prioritas penguatan kapasitas industri nasional. 

“Selain untuk mendorong alih teknologi dan pengetahuan, Kemenperin juga memperkuat dukungan untuk meningkatkan keterlibatan IKM sebagai bagian dari rantai pasok industri besar melalui program-program fasilitasi dan insentif berbasis komponen dalam negeri,” imbuhnya.

Bahkan, Kemenperin memastikan bahwa setiap investasi baru membawa dampak positif bagi jangkauan pendidikan vokasi, peningkatan keterampilan SDM industri, serta integrasi industri nasional ke dalam jaringan produksi dan nilai global. 

“Jadi, sesuai dengan Asta Cita pemerintah, kolaborasi global ini akan membuka peluang investasi berskala besar untuk industrialisasi dan pembangunan manusia Indonesia,” pungkas Menperin.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Suami Ditetapkan Tersangka Setelah Selamatkan Istri dari Jambret di Sleman, Polisi Beri Penjelasan Begini
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Vokalis band Element, Lucky Widja Meninggal Dunia, Ferdy Tehier: Lo Sudah Happy Sekarang!
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Dua Polisi Gugur saat Menuju Lokasi Longsor Bandung Barat, Polda Jabar Sampaikan Duka Mendalam
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Dipastikan Juara Putaran Pertama, Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Melesat
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Guru SMK di Talaud Dikeroyok Oknum TNI AL, Berujung Mako Didemo Warga
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.