Sekjen PDIP Hasto: Suara Kemanusiaan Jauh di Atas Kalkulasi Hitung-hitungan Elektoral Politik

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa identitas partai banteng moncong putih bukan sekadar alat pemenangan pemilu, melainkan alat mengorganisir rakyat guna memperjuangkan kemanusiaan, keadilan, dan keberpihakan pada rakyat tertindas yang berakar pada ideologi Bung Karno.

Hal ini disampaikannya dalam orasi politik di acara rangkaian HUT PDI Perjuangan ke-53 sekaligus peresmian Klinik Waluya Sejati Abadi di Sukabumi, pada Minggu (25/1/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Hasto Kristiyanto: Tosan Aji Bukan Sekadar Pusaka, Ada Filosofi Kehidupan dan Budaya

Di hadapan ratusan pengurus DPC PDI Perjuangan Kota dan Kabupaten Sukabumi, Hasto menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Ia menjelaskan bahwa tema peringatan HUT kali ini, "Satyam Eva Jayate", yang berarti 'Kebenaran Pasti Menang', merupakan komitmen moral bagi setiap kader.

"Ibu Mega menyampaikan pesan bahwa seluruh rangkaian peringatan HUT ke-53 ini menggambarkan suatu perisai moral, benteng moral bagi PDI Perjuangan untuk terus berjuang menegakkan kebenaran. Kebenaran yang kita perjuangkan adalah kebenaran ideologis, kebenaran berdasarkan jalan konstitusi, kebenaran pada jalan hukum yang berkeadilan, dan kebenaran berdasarkan mandat aspirasi dari rakyat Indonesia," ujar Hasto.

Hasto mengingatkan para kader bahwa sejarah partai menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi berbagai badai politik karena keberanian berdiri bersama rakyat.

Ia menyentuh sisi kemanusiaan partai yang menurutnya harus berada di atas kepentingan elektoral. Hasto mencontohkan bagaimana partai tetap mengirimkan bantuan ambulans, dokter, dan perawat secara masif ke daerah bencana seperti Aceh dan Sumatra Barat, meskipun secara politik elektoral PDI Perjuangan bukan pemenang di sana.

"Suara kemanusiaan kita berbicara jauh di atas kalkulasi hitung-hitungan urusan elektoral politik. Ketika untuk gerak kemanusiaan saja ada yang menghambat-hambat, maka sekali lagi mereka tidak memahami makna hakiki dari kemanusiaan tersebut. Selama rakyat menderita, kita wajib hadir di tengah mereka," tambahnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
9 Ikan yang Sering Dikonsumsi Warga RI Ini Mengandung Merkuri Tinggi
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Trump Mengundang 60 Negara untuk Bergabung dengan Dewan Perdamaian, Analisis Menunjukkan Dapat Mempercepat Perpecahan Antara PKT dan Rusia
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Penyebab Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Wamen Didit Ungkap Kondisinya
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Musim Hujan, Bolehkah Cuci Muka Pakai Air Hujan? Ini Faktanya-Tips Kesehatan
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Peringati Hari Gizi Nasional, Ibas Tegaskan Gizi adalah Amanat Konstitusi
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.