FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Suporter PSM Makassar saat ini dibuat bertanya-tanya soal kondisi dari Yuran Fernandes.
Sang kapten dinilai kini perlahan-lahan mulai goyah dan bermain setengah hati di tim PSM Makassar.
Di laga terbaru, di pekan ke-18 Super League 2025/2026, Yuran menunjukkan performa yang jauh dari harapan.
Di laga menghadapi Persijap Jepara itu, PSM Makassar kalah 0-2 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (24/1/2026).
Kekalahan telak yang diraih skuad asuhan Tomas Trucha ini, membuat nama Yuran Fernandes itu jadi kambing hitam.
Di media sosial, ramai para suporter atau netizen yang bahkan mendesak pemain asal Tanjung Verde ini untuk diganti.
Tagar #Yuranout bergema begitu ramai di media sosial untuk sang kapten di laga ini.
“YURANOUT,”
“YURANOUT,” ramai tagar di media sosial.
Godaan Persebaya dan Bernardo Tavares Buat Yuran Goyah?
Sebelumnya, ramai kabar yang menyebut Yuran Fernandes menjadi incaran dari Persebaya Surabaya.
Yuran dikabarkan bakal menjadi incaran tim Persebaya Surabaya untuk menambah solidnya lini belakang timnya.
Faktor hadirnya pelatih Bernardo Tavares di Persebaya juga disebut jadi alasan tim ini mengincar Yuran.
Kini yang jadi pertanyaan besar jika transfer ini jadi kenyataan bisa saja merugikan PSM.
Karena alasan itulah yang bisa jadi faktor mengapa pelatih berusia 53 tahun ini jadikan pemain belakang sebagai buruan utamanya.
Kontrak Yuran Bakal Habis, PSM Semakin Terpojok
Mengingat juga masa bakti Yuran Fernandes bersama PSM bakal segera berakhir.
Kontrak bek berusia 31 tahun itu akan berakhir pada 31 Mei 2026.
Artinya, masa baktinya tinggal kurang dari setengah musim lagi jika melihat dinamika kompetisi saat ini.
Persebaya Surabaya bisa saja mengambil opsi menebus sisa kontrak Yuran dengan nilai yang masih realistis.
Dari segi harga, market value Yuran Fernandes berada di angka Rp 6,95 miliar.
Angka tersebut terbilang sepadan dengan kontribusi, pengalaman, dan konsistensinya di Super League.
(Erfyansyah/fajar)




