JAKARTA, KOMPS.TV - Ketua RT 13/RW 4 di Jalan Kebon Pala 2, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Sanusi, menyatakan warganya siap direlokasi karena sering terkena banjir. Dia menyebut warga bersedia dipindah ke rumah susun (rusun) yang lebih aman dari risiko banjir.
Dia menyebut warga di Kebon Pala 2 meminta solusi kepada pemerintah setempat mengenai banjir. Menurutnya, warga menginginkan agar pemerintah segera menormalisasi sungai atau melakukan relokasi.
Permukiman warga di Jalan Kebon Pala 2 diketahui turut terdampak banjir yang melanda Jakarta sejak Kamis (22/1/2026) lalu.
Sanusi menyebut ketinggian banjir di Kebon Pala sempat mencapai 175 cm. Namun, pada Minggu (25/1/2026), banjir berangsur surut dan genangan tinggal sekitar 75 cm.
Baca Juga: Banjir Jakarta Belum Sepenuhnya Surut, 9 RT Masih Tergenang
"Kita minta ya untuk dipercepat aja normalisasi sungai itu yang kemarin itu Pak Bram ngomong itu kan. Kita minta dilanjutkan teruslah dipercepat kalau bisa," katanya, Minggu, dikutip dari laporan tim liputan KompasTV.
Dia menambahkan, mayoritas warga setuju jika dipindahkan ke rusun sebagai solusi banjir. Dia pun mengaku pihaknya telah mendata warga untuk relokasi ke rusun.
"Menerima, welcome mereka (warga) untuk dipindahkan ke rusun. Sudah ada pendataan sih sekitar dua bulan kemarin," kata Sanusi.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Banjir (BNPB) Abdul Muhari menyatakan masih terdapat lebih dari 1.600 jiwa yang mengungsi akibat banjir di Jakarta per Minggu (25/1/2026).
Muhari mengatakan, hingga Minggu, terdapat 20 kelurahan di enam kecamatan yang terdampak banjir. Banjir diketahui terjadi sejak Kamis (22/1/2026) setelah hujan berintensitas tinggi.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, Antara
- banjir jakarta
- kebon pala
- banjir kebon pala
- langganan banjir
- kebon pala langganan banjir
- warga kebon pala





