Militer Israel mengatakan telah meluncurkan penyelidikan terhadap seorang tentara yang dilaporkan merekayasa penculikan seorang tahanan Palestina. Tentara Israel tersebut juga diduga menuntut uang tebusan dari keluarga tahanan Palestina.
Dilansir AFP, Senin (26/1/2025), pria Palestina itu ditahan di sebuah fasilitas penahanan ketika seorang penjaga polisi militer memotretnya dan mengirimkan gambar tersebut kepada keluarganya, dengan klaim palsu bahwa ia telah diculik, menurut laporan Times of Israel.
Dalam laporan terpisah, Israeli Army Radio mengatakan tentara tersebut menuntut keluarga untuk mentransfer uang sebagai imbalan atas pembebasannya. Mengkonfirmasi kasus tersebut kepada AFP, militer mengatakan penyelidikan telah diluncurkan tetapi menolak untuk memberikan rinciannya.
"Menyusul insiden tersebut, penyelidikan telah dibuka oleh Unit Penyelidikan Internal," katanya dalam sebuah pernyataan.
"Kami tidak akan memberikan rincian penyelidikan selama masih berlangsung," tambahnya.
Warga Palestina itu ditahan saat mencoba memasuki Israel secara ilegal dari Tepi Barat yang diduduki, menurut Times of Israel.
(rfs/rfs)





