GenPI.co - Mendagri Tito Karnavian menyarankan daerah terdampak longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, tidak dijadikan permukiman lagi.
Tito Karnavian mengatakan kondisi alam di Cisarua, mempunyai tingkat kerawanan tinggi. Sebab, curah hujan tinggi dan struktur tanahnya gembur.
“Struktur tanah di sini gembur. Subur untuk tanaman. Namun, tidak kokoh dan rawan,” katanya dikutip dari Antara, Senin (26/1).
Dia mengungkapkan di kawasan Cisarua, beru[a perbukitan yang padat permukiman. Kemudian, berkurangnya tanaman pelindung berakar kuat.
“Tanaman pelindung yang akarnya menancap ke dalam, sudah banyak diganti menjadi hortikultura dan sayuran,” ujarnya.
Tito menyarankan daerah terdampak longsor, tidak dijadikan permukiman ke depannya. Kemudian, dilakuakn relokasi dan rehabilitasi.
“Perlu direhabilitasi, direboisasi. Jadi, ditanam tanaman dengan akar keras. Tujuannya, supaya stuktur tanah menguat kembali,” tuturnya.
Sementara, Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan total ada 25 kantong jenazah yang diserahkan ke DVI Polri, per Minggu (25/1) sore.
“Kami menghentikan proses pencarian, pukul 16.00 WIB. Sebab, cuaca tidak mendukung. Kami lanjutkan upaya pencarian 65 korban, besok (hari ini),” ucapnya. (ant)
Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?




