JAKARTA, KOMPAS.TV - Banjir yang terjadi di sebagian wilayah DKI Jakarta sejak Kamis (22/1/2026) dilaporkan telah surut pada hari ini, Senin (26/1/2026) dini hari.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Mohamad Yohan mengatakan berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta, banjir mulai surut sekitar pukul 03.00 WIB.
"Kami mencatat hingga Senin pukul 03.00 WIB, seluruh genangan di DKI Jakarta sudah surut," kata dia dikutip dari Antara, Senin (26/1/2026).
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 26 Januari 2026: Pagi Hujan Ringan, Siang hingga Malam Berawan
Ia menjelaskan kondisi banjir di Jakarta paling parah terjadi pada Jumat (23/1/2026). Semua wilayah di Ibu Kota, kecuali Kabupaten Kepulauan Seribu, terdampak banjir.
Pada hari yang sama, banjir merendam 143 rukun tetangga (RT) di Jakarta Barat, Timur, Selatan, Utara dan Jakarta Pusat dengan ketinggian air yang menggenangi permukiman mulai dari 30 sampai 120 cm.
Pada Sabtu (24/1/2026), jumlah RT yang terendam mulai menurun. Namun, banjir yang menggenangi permukiman di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, mencapai 2,5 meter. Hal itu diperparah dengan meluapnya Sungai Ciliwung.
Yohan menambahkan, berkat kolaborasi antarinstansi pemerintah dan masyarakat sekitar, banjir dapat dipastikan telah surut.
Baca Juga: Banjir Jakarta dan Kepiawaian Pramono Anung Meredam Kemarahan Warga
"Kolaborasi BPBD, Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan PPSU Kelurahan yang telah mengerahkan personel, berikut dengan peralatan pendukung seperti pompa portabel dalam menyedot genangan dan memastikan tali-tali air banjir dapat ditangani," ujarnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Antara
- banjir dki jakarta
- banjir jakarta
- banjir
- jakarta
- bpbd jakarta





