BANDUNG, KOMPAS.TV – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri untuk membantu pencarian korban bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Terkait hal itu, Detasemen K9 SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri mengerahkan 20 personel yang dipimpin oleh IPTU Erasmus selaku Katim K9, dan enam ekor satwa.
Baca Juga: UPDATE! Korban Longsor Cisarua Bandung Barat: 25 Kantong Jenazah Dievakuasi, 11 Diidentifikasi
Keenam ekor satwa pelacak K9 yakni Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, dan Sita, yang semuanya memiliki keahlian utama dalam pencarian korban.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan, pengerahan Den K9 SAR merupakan langkah strategis Polri untuk mempercepat proses pencarian korban di medan longsor.
“Pengerahan Den K9 SAR ini bentuk keseriusan dan komitmen Polri dalam misi kemanusiaan,” jelasnya.
“Seluruh sumber daya kami kerahkan secara maksimal, cepat, dan terukur agar proses pencarian korban dapat berlangsung efektif, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Berdasarkan data resmi Posko Utama dan Pos DVI hingga Minggu, (25/1/2026), pukul 16.35 WIB, dari total 105 laporan orang hilang, tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 25 kantong jenazah, bertambah tiga jenazah utuh dari hasil pencarian terbaru.
Dari jumlah tersebut, 11 korban telah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh.
Baca Juga: Momen Gibran Kunjungi Korban Longsor Cisarua Bandung Barat, Bahas Rencana Relokasi | SAPA MALAM
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- longsor bandung barat
- tanah longsor
- bandung barat
- personel tim k9
- anjing pelacak




