EtIndonesia. Di dalam kereta Jalur Saikyō di Tokyo, Jepang, seorang remaja berusia 17 tahun mengacungkan gunting sehingga menimbulkan keributan pada Jumat (23 Januari) sore. Polisi menangkap remaja tersebut sebagai pelaku tertangkap tangan.
Dalam peristiwa ini tidak ada korban yang terluka akibat senjata tajam, namun karena kereta berhenti mendadak, satu penumpang terbentur kepalanya. Selain itu, saat penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri, tiga orang mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Menurut laporan media Jepang, polisi menyatakan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 16.20 waktu setempat, di dalam gerbong kereta JR Jalur Saikyō yang sedang melaju di sekitar wilayah Nakajūjō, Distrik Kita, Tokyo. Seorang penumpang melaporkan kepada polisi bahwa “ada orang yang mengacungkan gunting di dalam kereta.” Tombol alarm darurat di dalam gerbong juga ditekan, sehingga kereta segera berhenti darurat.
Sementara itu, menurut laporan ANNnewsCH, saat kejadian kereta berhenti di antara Stasiun JR Jūjō dan Stasiun Akabane. Diduga seorang penumpang menggunakan tuas pintu darurat untuk membuka pintu dan mengevakuasi penumpang.
Laporan tersebut mengutip keterangan penyelidik yang menyatakan bahwa seorang remaja 17 tahun berdiri di dalam gerbong dan menodongkan gunting ke leher seorang siswi yang tidak dikenalnya. Beruntung, siswi tersebut tidak terluka. Namun, tiga penumpang lainnya (dua pria dan satu wanita) mengalami luka akibat kereta yang berhenti mendadak.
Pihak berwenang juga menyebutkan bahwa remaja tersebut mengacungkan benda mirip gunting di dalam gerbong sambil berteriak keras, sehingga membuat penumpang merasa tidak aman.
Remaja itu segera dilumpuhkan di tempat oleh polisi dan ditangkap sebagai tersangka tertangkap tangan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Pencegahan Tindakan Kekerasan.
Insiden ini terjadi menjelang jam sibuk pulang-pergi kerja. Akibat kejadian tersebut, JR East mengumumkan penghentian sementara layanan di sejumlah jalur, termasuk Jalur Saikyō (arah naik dan turun), Jalur Keihin–Tōhoku (arah naik dan turun), sebagian Jalur Utsunomiya, Jalur Takasaki (arah naik dan turun), serta Jalur Shōnan–Shinjuku. Penumpang diminta turun dari kereta dan berjalan melintasi rel. Layanan kereta kemudian dipulihkan sekitar pukul 18.00.
Polisi masih menyelidiki rincian kejadian serta motif tindakan remaja tersebut. (Hui)


