Jakarta, VIVA – Korban meninggal dunia akibat longsor di Bandung Barat mencapai 17 orang. Dari total korban, sebanyak 11 jenazah di antaranya telah berhasil diidentifikasi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan hingga Minggu, 25 Januari 2026, Tim SAR gabungan telah berhasil menyerahkan total 25 kantong jenazah.
"Jumlah ini sudah termasuk dari 11 jenazah yang berhasil teridentifikasi serta 6 yang masih proses identifikasi," kata dia dalam keterangannya, Senin, 26 Januari 2026.
Hasil operasi pencarian Tim SAR gabungan selanjutnya diproses oleh tim DVI untuk identifikasi. Proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat apabila kondisi jenazah dalam keadaan utuh dan memiliki identitas pendukung.
Namun, untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, kata dia, diperlukan waktu lebih lama untuk proses pencocokan data ante mortem.
Hingga kini, proses identifikasi terhadap kantong jenazah yang sudah diserahkan ke tim DVI terus berjalan.
Untuk diketahui, 11 jenazah berhasil diidentifikasi tim DVI dengan rincian 10 jenazah dalam kondisi tubuh yang utuh dan satu jenazah dalam bentuk potongan tubuh.
Korban yang telah teridentifikasi atas nama Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), A.I. Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31).
Sementara satu korban lainnya, M. Kori (30), berhasil diidentifikasi melalui potongan tubuh berupa tangan.




