Kronologi 5 Oknum TNI AL Keroyok Guru di Talaud hingga Massa Geruduk Mako Lanal

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Kepulauan Talaud -

Lima oknum anggota TNI AL ditahan usai mengeroyok guru SMK berinisial BS yang sedang memancing di pelabuhan Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut). Korban juga dilempar ke laut.

"(Korbannya guru) SMKN Talaud di Melonguane," ungkap tokoh adat Talaud, Godfried Timpua, dilansir detikSulsel, Minggu (25/1/2026).

Baca juga: TNI AL Minta Maaf 5 Prajurit Keroyok Guru SMK di Talaud hingga Babak Belur

Pengeroyokan terjadi di Pelabuhan Umum Melonguane, Kepulauan Talaud, Kamis (22/1) sekitar pukul 23.30 Wita. Korban saat itu sedang memancing di lokasi bersama rekannya.

"Korban sedang memancing di pelabuhan bersama teman-teman dan merasa terganggu oleh anggota Lanal yang mabuk, mereka berteriak-teriak memaki," tuturnya.

Korban pun menegur oknum TNI AL tersebut karena dianggap mengganggu kenyamanan para pemancing di pelabuhan. Namun teguran korban membuat pelaku kesal.

"Tak terima ditegur anggota TNI AL bersama teman-temannya langsung mengeroyok korban sampai babak belur," ucap Godfried.

"Adalagi korban yang dilempar oleh oknum pengeroyok ke laut. Korban tidak tahu berenang, syukur warga segera menyelamatkan," tambahnya.

Baca juga: 5 Oknum TNI AL Keroyok Guru SMK di Talaud hingga Babak Belur Ditahan

Pengeroyokan itu memicu kemarahan warga hingga menggeruduk Markas Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Mako Lanal) Melonguane di Talaud pada Jumat (23/1). Aksi unjuk rasa dari aliansi masyarakat adat itu berujung ricuh.

"Saya juga kaget karena tiba-tiba sudah ada gelombang massa. Di sana kami ingin meminta keadilan," sebut Godfried.

Massa yang memaksa masuk Mako Lanal Melonguane terlibat saling dorong dengan prajurit TNI AL. Sejumlah fasilitas kantor pun dirusak mulai dari pagar hingga kanopi.

"Itu kegiatan spontan warga sampai ricuh. Yang rusak itu bangunan di Mako Lanal, yaitu teras place dan pagar karena massa dihalangi untuk masuk sehingga massa merusak pagar," paparnya.

Sementara itu, Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi mengatakan, pengeroyokan dipicu adanya kesalahpahaman. Perbuatan 5 oknum prajurit tersebut membuat korban luka-luka.

"Benar telah terjadi kesalahpahaman yang melibatkan lima oknum anggota TNI AL dari Lanal Melonguane dengan salah satu warga setempat," ucap Dery dalam keterangannya, Minggu (25/1).

Baca selengkapnya di sini




(idh/imk)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gol Tunggal Berguinho Jadi Penentu, Persib Kembali ke Puncak Usai Tekuk 10 Pemain PSBS
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Ratas di Hambalang, Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Perkembangan Program Strategis
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Besok, Reza Arap Diperiksa Polisi Terkait Meninggalnya Lula Lahfah
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemulihan Layanan Kesehatan Pascabencana di Sumatera Capai 80 Persen, Kemenkes Targetkan Pulih Total Maret 2026
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Tiga Hari Tak Pulang, Wanita Ini Ditemukan Tewas Mengambang di Kali Pesanggrahan
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.