JAKARTA, KOMPAS.com - Flyover di Jakarta tidak hanya berfungsi untuk mengurangi kemacetan kendaraan, tapi juga sering menjadi wadah untuk partai politik (parpol) unjuk gigi.
Para parpol unjuk gigi dengan cara memasang bendera di besi pembatas sisi kiri dan kanan flyover yang memang dilintasi pengendara dari berbagai daerah.
Dalam satu minggu, bendera partai politik seringkali mejeng secara berganti-gantian di beberapa flyover yang ada di Jakarta.
Pengamatan Kompas.com dalam waktu dua minggu, beberapa flyover di Jakarta dipasangi bendera partai secara berganti-ganti.
Baca juga: Polisi Bakal Periksa Reza Arap Terkait Kematian Lula Lahfah Hari Ini
Pertama, pada Minggu, 11 Januari 2026, puluhan bendera Partai Hanura mejeng di besi pembatas sisi kiri dan kanan Flyover Tebet.
Flyover dengan panjang 765,8 meter itu hampir seluruh sisinya dipasang bendera berwarna kuning khas partai tersebut.
Pemasangan bendera menggunakan bambu yang dicat berwarna merah putih dengan ketinggian kurang lebih 1,6 meter.
Bambu yang sudah dilengkapi bendera itu, dipasang di besi flyover dengan menggunakan tali berwarna hitam.
Setiap kali angin berhembus, nama Partai Hanura yang tertera dalam bendera tersebut pun berkibar.
Baca juga: Noe Letto Nilai Posisi Tenaga Ahli Lebih Ideal Dibanding Masuk Pemerintah Jalur Parpol
Kedua, pada Selasa 13 Januari 2026, bendera dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga mejeng di flyover ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat dan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Puluhan bendera partai berwarna merah dengan gambar banteng hitam di tengahnya itu dipasang menggunakan bambu dengan ketinggian sekitar 1,6 meter yang dicat merah dan putih.
Bambu itu ditempelkan ke tiang pembatas flyover menggunakan kabel ties berwarna putih yang tidak sepenuhnya kuat menahan bambu agar tidak jatuh.
Sepanjang flyover Kelapa Gading, lebih dari lima bambu jatuh ke dalam jembatan layang itu imbas angin kencang.
Namun, beberapa lagi terlihat jatuh ke luar area flyover yang berpotensi meniban para pengendara yang melintas di bawahnya.
Baca juga: Banjir 15 Cm Rendam Flyover Pesing, Motor Dilarang Naik
Tapi, sekitar pukul 20.00 WIB, bendera PDIP yang terpasang di flyover Kelapa Gading dan ITC Cempaka Mas terlihat sudah tidak lagi berdiri kokoh di atas pembatas flyover.
Ada sekitar tiga orang yang menggunakan sepeda motor dengan sengaja mencopot semua bendera yang terpasang di kedua flyover itu.
Ketiga, pada Rabu 21 Januari 2026 flyover Kelapa Gading kembali dihiasi bendera dari Partai Buruh.
Puluhan bendera yang didominasi warna oranye itu dipasang menggunakan bambu kecil dengan ketinggian sekitar 90 cm.
Bambu yang dilengkapi bendera itu ditempel ke besi pembatas flyover hanya menggunakan tali rapia berwarna kuning, sehingga mudah sekali goyang ketika terkena angin.




