Waspada Virus Nipah, Thailand Terapkan Lagi Protokol Era Covid-19 di Bandara

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Thailand telah menghidupkan kembali langkah-langkah pengendalian penyakit yang sebelumnya diterapkan untuk melawan pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan guna mencegah wabah virus Nipah di Thailand.

"Sistem penyaringan kesehatan masyarakat telah disesuaikan berdasarkan model yang kita gunakan selama wabah Covid-19 di Thailand," ujar Perdana Menteri Anutin Charnvirakul seperti dikutip dari Bangkok Post, Senin (26/1).

Kasus virus Nipah saat ini diketahui muncul di Benggala Barat, India. Lima orang dari tim kesehatan terinfeksi, meliputi 2 perawat (kasus awal/klaster pertama), 1 dokter, 1 perawat tambahan, dan 1 staf kesehatan lainnya.

Nipah adalah penyakit menular dari hewan (kelelawar buah sebagai inang) ke manusia yang menyerang sistem pernapasan serta menyebabkan peradangan akut pada otak (ensefalitis) dengan tingkat kematian yang sangat tinggi.

Belum Ada Obat & Vaksin Nipah

Meskipun belum ada kasus Nipah yang ditemukan di Thailand, PM Anutin menegaskan bahwa kewaspadaan harus ditingkatkan melampaui batas normal karena belum ada obat maupun vaksin untuk melawan virus tersebut.

Penyaringan terhadap pengunjung dari negara berisiko mana pun harus diintensifkan.

Namun, Anutin mengimbau agar masyarakat tidak perlu merasa khawatir berlebihan mengenai wabah virus Nipah di India atau kemungkinan virus tersebut masuk ke Thailand.

Hal ini dikarenakan virus tersebut ditularkan melalui cairan tubuh dan bukan melalui udara (airborne) seperti Covid-19 yang merebak pada 2020-2023.

"Masyarakat dapat menjalani kehidupan normal seperti biasa dan tetap mematuhi rutinitas kebersihan yang sudah lazim, seperti mengkonsumsi makanan yang baru dimasak, menggunakan sendok saji, sering mencuci tangan, dan menghindari berjabat tangan," katanya.

Bangsal Isolasi Disiapkan

Sementara itu, Dr. Nattapong Wongwiwat, Direktur Jenderal Ilmu Kedokteran, menyatakan bahwa departemennya telah memerintahkan rumah sakit dan lembaga medis di bawah yurisdiksinya untuk menyiapkan staf spesialis, bangsal isolasi, obat-obatan, serta persediaan medis lainnya jika terjadi wabah Nipah di Thailand.

Departemen tersebut juga telah menugaskan spesialis internal dan eksternal untuk menyusun panduan yang akan digunakan oleh personel medis di seluruh negeri. Instruksi ini bertujuan untuk memaksimalkan keselamatan publik.

Aturan tersebut berlaku untuk beberapa rumah sakit besar.

Skrining di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang

Sementara itu, Departemen Public Relations Pemerintah Thailand merilis siaran pers bertajuk "Thailand Tingkatkan Langkah Skrining Bandara bagi Penumpang dari Benggala Barat, India."

Mereka menyatakan, pada Minggu, 25 Januari 2026, pos pemeriksaan pengendalian penyakit internasional Thailand di Bandara Suvarnabhumi dan Bandara Internasional Don Mueang mulai menerapkan langkah-langkah skrining kesehatan bagi penumpang yang datang dari Benggala Barat, India, menyusul laporan adanya wabah virus nipah di wilayah tersebut.

Menurut Departemen Pengendalian Penyakit, operasional penyaringan telah berjalan lancar dengan kerja sama yang baik dari para penumpang, pihak Airports of Thailand (AOT), otoritas imigrasi, serta instansi terkait lainnya.

Skrining di Bandara Phuket

Pada hari yang sama, Bandara Internasional Phuket juga melakukan skrining kesehatan. Mereka juga meningkatkan frekuensi pembersihan dan disinfeksi di area publik serta permukaan yang sering disentuh.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hoaks! Arbeloa Tak Pernah Minta Trent Angkat Kaki dari Real Madrid-Dunia Olahrga
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
TERPOPULER: Riwayat Penyakit Lula Lahfah, Reza Arap Akhirnya Buka Suara
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi Periksa Sopir dan ART Lula Lahfah sebagai Saksi
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dirjen WHO Nilai Alasan AS Mundur dari WHO Tidak Benar dan Berisiko bagi Dunia
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Kapolri Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Tolak Keras Opsi Menteri Kepolisian
• 5 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.