Bisnis.com, JAKARTA — Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya pada hari ini, Senin (26/1/2026).
Sebelum rapat dimulai, Sigit mengungkap bahwa dirinya telah mengikutsertakan seluruh Kapolda di seluruh Indonesia sebagai komitmen dalam RDP tersebut.
"Kami laporkan bahwa saat ini kami didampingi Wakapolri dan seluruh pejabat utama Mabes Polri dan juga diikuti oleh seluruh Kapolda. Ini menunjukkan bahwa kami serius dan sangat mengapresiasi serta menghargai undangan RDP hari ini," kata Sigit.
SIgit mengungkapkan bahwa mendapatkan kunjungan dari sekjen ITUC dan kunjungan dari keluarga marsinah. Kami juga mengembalikan 9 orang korban TPPO dan pembangunan rumah singgah Marsinah, pahlawan nasional.
Terkait program dan gagasan untuk membantu masyarakat dalam menyebrang sungai, maka Polri juga akan membangun jembatan untuk mendukung program Presiden Prabowo.
Adapun, rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi III DPR Habiburokhman. Dia menyampaikan pentingnya mengedepankan nilai-nilai reformasi untuk kerja Polri ke depannya.
Khususnya, dalam merespons kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat oleh publik. Menurut Habiburokhman, respons kebebasan berekspresi ini memiliki pengaruh besar terhadap citra Polri.
"Kami secara khusus ingin mengulas respons Polri terhadap kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat. Secara kuantitas, ini hanya sebagian kecil dari pelaksanaan tugas Polri, tapi pengaruhnya terhadap citra Polri di mata publik sangatlah besar," kata Habiburokhman.
Sekadar informasi, rapat ini juga akan mengungkap soal capaian dan rencana kinerja Polri. Hal itu kemudian bakal direspons juga oleh anggota legislatif pada Komisi III.



