Jembatan Penghubung Lima Desa di Kandis Ogan Ilir Ambruk, Akses Warga Terputus

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Yudi Gromiko

TVRINews, Ogan Ilir

Jembatan plat besi yang menjadi penghubung lima desa di Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ambruk akibat tingginya volume air sungai dan derasnya arus yang membawa sedimen, Senin (26/10/2026). Ambruknya jembatan tersebut menyebabkan akses utama warga terputus dan aktivitas masyarakat lumpuh.

Jembatan yang telah bertahun-tahun menjadi jalur vital bagi warga Desa Muara Kumbang, Lubuk Segonang, Tanjung Alai, Kumbang Ulu, dan Kumbang Ilir itu rusak setelah arus air kiriman dari Kabupaten Ogan Komering Ilir membawa sedimen dalam jumlah besar. Sedimen tersebut menggerus bagian pondasi hingga membuat struktur jembatan tidak mampu lagi menahan beban.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Ogan Ilir, Ruslan, mengatakan pihaknya sebenarnya telah melakukan upaya pembersihan sedimen beberapa hari sebelum kejadian.

“Beberapa hari sebelumnya sudah dilakukan pembersihan sedimen seperti rumput, sampah, dan eceng gondok. Namun volume sedimen yang datang sangat besar dan arus air cukup deras, sehingga pembersihan dilakukan secara bertahap,” jelas Ruslan.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat pondasi jembatan melemah dan akhirnya patah. Saat ini jembatan tidak dapat dilalui baik oleh kendaraan maupun pejalan kaki.

Sebagai langkah darurat, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menyiapkan sarana penyeberangan gratis bagi warga. Warga yang hendak melintas kini menggunakan perahu karet, ketek, maupun tongkang yang telah disiagakan di lokasi.

“Kami memprioritaskan keselamatan dan aktivitas warga. Untuk sementara penyeberangan kami siapkan, sementara perbaikan jembatan akan segera dilakukan,” ujar Ruslan.

Perbaikan jembatan direncanakan menggunakan dana tanggap darurat dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Selama proses perbaikan berlangsung, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir tetap disiagakan untuk membantu warga dan mengantisipasi potensi risiko lanjutan.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati serta mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan selama proses perbaikan berlangsung.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ingin Jalani Hidup Lebih Baik, Charlie Puth Putuskan Stop Alkohol
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
23 Prajurit Marinir Tewas dalam Longsor Cisarua
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Respons Purbaya Diminta Noel Ebenezer Hati-hati: Gue Enggak Terima Duit
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
PAN Harap Prabowo Tunjuk Sosok yang Lebih Baik, Jika Kabinet Dirombak
• 10 jam lalugenpi.co
thumb
Kapolri: MBG dari Dapur Polri Zero Accident, Target Bangun 1.500 SPPG
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.