Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan berbagai upaya Polri dalam memberikan apresiasi kepada personel maupun satuan kerja di lingkungan kepolisian. Salah satunya melalui penyelenggaraan Hoegeng Awards dan Kompolnas Awards sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kinerja.
Hal itu disampaikan Sigit dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). Untuk diketahui, perhelatan Hoegeng Awards ini sudah diselenggarakan sebanyak 4 kali yang dimulai sejak 2022. Dalam prosesnya seleksinya, ajang ini melibatkan masyarakat untuk mengusulkan nama.
"Untuk membentuk dan mewujudkan Polri yang berintegritas, Polri menyelenggarakan Hoegeng Awards, sudah hampir 4 kali. Mulai digagas tahun 2022 sampai dengan 2025, Hoegeng Awards ini adalah upaya untuk mencari Polri-Polri yang memiliki dedikasi, memiliki integritas dengan melibatkan masyarakat untuk memilih dan mencari calon-calon untuk dikirim dan diverifikasi serta diseleksi oleh para dewan pakar yang independen," kata Sigit.
Ada 5 kategori yang dihasilkan dalam Hoegeng Awards ini. Yakni, polisi berdedikasi, polisi pelindung perempuan dan anak, polisi penjaga tapal batas dan pedalaman, polisi berintegritas, dan polisi inovatif.
"Salah satu jurinya adalah Bapak Ketua Komisi III DPR RI," ujarnya.
Selain itu, Sigit juga membeberkan acara Kompolnas Awards yang diselenggarakan Kompolnas. Penghargaan ini ditujukan untuk memberikan apresiasi terhadap satuan kerja dan wilayah di kepolisian.
"Kemudian kita juga menyelenggarakan Kompolnas Awards yang dilakukan Kompolnas yang menilai kinerja dan integritas dari satker dan satwil, sehingga pada saat itu terpilih beberapa satker dan satwil berdasarkan kinerjanya mulai dari jajaran Mabes Polri, jajaran satwil di tingkat polda, tingkat polres, dan tingkat polsek," ujarnya.
Sigit menambahkan Polri terus menjaga dan memperkuat predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan menggandeng Kemenpan-RB. Pada 2025, sebanyak 55 satker dan satwil berhasil meraih predikat WBK.
"Polri juga terus menjaga predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) bekerja sama dengan Menpan-RB untuk terus mendorong agar memenuhi WBK dan WBBM. Pada 2025 ada 55 satker dan satwil yang menerima WBK, yang kita harapkan bisa menghindari berbagai macam masalah," lanjutnya.
(eva/imk)




