Bagi sebagian orang, ibadah puasa pada Ramadan menjadi momen yang dinantikan. Mereka menyempatkan waktu untuk melakukan persiapan tertentu, baik secara jasmani maupun rohani.
Pasalnya, berpuasa pada bulan suci bukan hanya soal menahan diri dari makan dan minum. Ramadan ini ibarat sebuah perjalanan spiritual karena juga menguji pengendalian hawa nafsu seorang manusia.
Oleh karena itu, Anda hendak melakukan persiapan khusus menyambut datangnya bulan suci maka cobalah memulai sejak awal Syaban.
Berikut ini rekomendasi beberapa persiapan jasmani maupun rohani yang bisa coba dilakukan sebelum Ramadan.
Belanja
Rahasia umum bahwa harga sembako akan mengalami kenaikan pada bulan puasa. Supaya belanja untuk persiapan Ramadan lebih hemat, cobalah membeli lebih awal yakni sebelum masuk bulan puasa. Terutama untuk bahan pangan yang sifatnya tahan lama, seperti beras dan minyak goreng.
Jika Anda ingin membeli baju lebaran dan parcel maka hindari berbelanja pada awal Ramadan. Biasanya pada pertengahan bulan suci harga justri lebih kompetitif.
Silaturahmi
Menjalin silaturahmi juga menjadi kegiatan positif yang bisa dilakukan. Hal ini diharapkan bisa membantu seseorang memasuki bulan suci dengan hati yang lebih lapang.
Bersih-bersih
Kebersihan sebagian dari iman. Oleh karena itu, kegiatan bersih-bersih bisa juga Anda dilakukan. Tidak hanya bermanfaat secara jasmani, tetapi juga berdampak positif terhadap kenyamanan psikologis.
Puasa Syaban
Supaya tubuh tidak kaget tiba-tiba puasa marathon sebulan penuh, Anda bisa memulai berpuasa sejak bulan Syaban. Cara lainnya dengan puasa sunnah Senin dan Kamis maupun puasa pertengahan bulan pada 13, 14, dan 15.
Membaca Al-Quran
Membaca hingga menghayati makna ayat-ayat di dalam Al-Quran dapat membantu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, sehingga dapat memasuki Ramadan dengan perasaan lebih khidmat.
Menyiapkan Target
Tuliskan daftar target-target yang ingin Anda capai pada bulan puasa. Misalnya, jika ingin target khatam Al-Quran pada Ramadan maka sejak jauh hari sebaiknya lebih giat tadarus.
Persiapan Finansial
Tak ada salahnya membuat anggaran khusus. Pasalnya, selama Ramadan akan ada pengeluaran tambahan, misalnya untuk zakat, sedekah, bahkan juga keperluan sosial seperti buka puasa bersama (bukber), parcel, serta mudik. Budgeting sebaiknya dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kemampuan agar tak memaksakan apalagi berlebih-lebihan.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, menyambut Ramadan dapat dijalani dengan lebih tenang dan terarah. Kesiapan jasmani dan rohani membantu umat Islam menjalani ibadah puasa secara lebih khidmat, sekaligus menjaga keseimbangan dalam menjalani aktivitas sehari-hari selama bulan suci.
Untuk menyimak berbagai ulasan, refleksi, dan informasi seputar Ramadan, pembaca dapat mengikuti rangkaian konten Ramadan Baik Katadata. Beragam artikel yang tersaji diharapkan dapat menjadi pendamping dalam menyambut dan menjalani Ramadan 1447 H dengan lebih bermakna.


