GenPI.co - Sepanjang 2025, wanita berusia 35 tahun ke atas menyumbang lebih dari seperempat dari total persalinan.
Jumlah ibu dalam kelompok usia tersebut kini berada pada titik tertinggi dalam dua dekade terakhir, menandai perubahan demografis yang signifikan dalam pola persalinan di Skotlandia.
Dilansir PA Media, Minggu (25/1), data dari Public Health Scotland juga menunjukkan bahwa jumlah wanita yang melahirkan melalui operasi caesar mencapai angka tertinggi sejak periode 2005-2006.
Berdasarkan statistik dari 41.908 kehamilan yang menghasilkan satu bayi pada 2024-2025, tercatat 9.013 bayi lahir melalui operasi caesar yang telah direncanakan sebelumnya.
Angka tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan total 4.672 kelahiran bayi tunggal melalui operasi caesar elektif pada 2005-2006.
Selain itu, terdapat 9.216 bayi yang lahir melalui operasi caesar darurat pada tahun lalu.
Dengan demikian, sebesar 43,5 persen dari seluruh bayi tunggal yang lahir pada periode tersebut dilahirkan melalui operasi caesar.
Meski angka operasi caesar yang bersifat elektif dan darurat sama-sama mengalami lonjakan dari waktu ke waktu, laju peningkatan operasi caesar elektif tercatat lebih cepat.
Data tersebut juga menunjukkan bahwa tren jangka panjang menuju makin banyaknya wanita yang melahirkan pada usia lebih tua.
Public Health Scotland melaporkan bahwa pada tahun lalu, 35,5 persen kehamilan yang menghasilkan kelahiran terjadi pada wanita berusia 30-34 tahun.
Proporsi wanita yang melahirkan pada usia 40 tahun atau lebih juga mengalami peningkatan.
Pada 2024-2025, sebanyak 4,9 persen persalinan terjadi pada wanita berusia 40 tahun ke atas.
Jika ditinjau dari keseluruhan kehamilan, data menunjukkan bahwa 15.156 persalinan terjadi pada wanita berusia 30-34 tahun.
Sementara itu, terdapat 8.762 persalinan pada wanita berusia 35-39 tahun dan 2.103 persalinan pada wanita berusia 40 tahun ke atas. (*)
Lihat video seru ini:





