14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

theasianparent.com
2 jam lalu
Cover Berita

Parents, penyakit yang disebabkan oleh virus ada beragam. 

Beberapa penyakit ini menimbulkan gejala ringan hingga akan sembuh dengan sendirinya.

Namun, ada juga yang membuat penderitanya mengalami gejala cukup parah sehingga membutuhkan perawatan.

Apa Itu Virus?

Melansir Cleveland Clinic, virus merupakan organisme yang lebih kecil dari bakteri. Untuk berkembang biak, mikroorganisme ini membutuhkan inang hidup seperti tubuh manusia, hewan, atau tanaman. 

Ketika menginfeksi makhluk hidup seperti manusia, virus bisa menyerang daya tahan tubuh sehingga membuat kita sakit dan menimbulkan beberapa gejala. 

Bagaimana Virus Bisa Menyebar?

Penyebaran virus yang menimbulkan penyakit tertentu dapat melalui kondisi sebagai berikut:

Kontak langsung dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus termasuk benda di sekitar, makanan, atau air Virus menyebar melalui droplet saat bersin atau batuk Melakukan kontak langsung dengan orang yang sudah terinfeksi virus sebelumnya Kontak langsung dengan pembawa virus seperti hewan peliharaan dan serangga.

Artikel Terkait: Waspada, Ini 6 Penyakit yang Menyebabkan Anak Kurus!

Apa Saja Penyakit yang Disebabkan oleh Virus?

Beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus di antaranya adalah:

1. HMPV

Sedang ramai dibicarakan, HMPV sebenarnya bukanlah nama penyakit, melainkan virus. HMPV atau human metapneumovirus adalah virus yang sebabkan terjadinya infeksi saluran pernapasan atas.

Virus ini merebak di China pada akhir Desember 2024 hingga awal Januari 2025. Namun, HMPV bukanlah virus baru karena telah diindentifikasi sejak 2001. 

Orang yang terinfeksi HMPV mengalami gejala mirip flu yaitu demam, batuk, pilek, dan sesak napas. 

Artikel Terkait: Tak Perlu Panik Menghadapi HMPV Penyebab Infeksi Saluran Napas, Ini Gejala dan Pencegahannya

2. Flu atau pilek

Ini merupakan gejala kesehatan umum yang menjadi pertanda bahwa tubuh terserang oleh virus. 

Biasanya, orang yang mengalami pilek merasakan gejala seperti demam, hidung tersumbat, batuk, hingga sakit tenggorokan. 

Untuk flu atau influenza sendiri, gejalanya mirip dengan pilek, tetapi lebih serius. Orang yang mengalami flu akan merasakan juga gejala berupa sakit kepala, nyeri otot, mual, hingga lemas. 

3. Hepatitis

Melansir laman Kementrian Kesehatan Indonesia, hepatitis merupakan penyakit yang muncul akibat infeksi virus tertentu. Virus tersebut ada hepatitis A (HAV), virus hepatitis B (HBV), virus hepatitis C (HCV), virus hepatitis D (HDV), dan virus hepatitis E (HEV).

Virus tersebut menyebar dan menyerang organ hati manusia. Gejala yang ditimbulkan akibat virus penyebab penyakit ini berupa flu, muntah, demam, feses pucat, hingga nyeri di bagian perut. 

4. SARS 

Severe Acute Respiratory Syndrome atau SARS merupakan penyakit saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh virus korona. 

Gejalanya meliputi demam tinggi, batuk, dan kesulitan bernapas. 

5. Chikungunya

Virus chikungunya pembawa penyakit ini berasal dari nyamuk yang juga menyebarkan demam berdarah dengue. 

Gejala umum yang ditimbulkan akibat infeksi virus ini adalah demam dan nyeri sendi. Beberapa bagian tubuh juga biasanya mengalami pembengkakan. 

6. Demam Berdarah Dengeu

Merupakan penyakit yang muncul akibat infeksi virus dengue. Virus ini masuk ke tubuh manusia lewat gigitan nyamuk Aedes Aegypti

Karena tersebar melalui gigitan nyamuk, biasanya penyebaran virus ini terjadi lebih cepat saat musim hujan. 

Anak-anak merupakan golongan yang sangat rentan terinfeksi virus dengue ini.

Beberapa gejala yang muncul adalah demam tinggi yang naik-turun, sakit kepala, hingga ruam.

7. Cacar Air

Penyebab penyakit cacar air ini adalah virus varicella-zoster.

Dapat menyebar antarmanusia lewat droplet dan sentuhan, gejala yang ditimbulkan cacar air berupa ruam dan gatal-gatal yang menyebar ke seluruh tubuh.

Artikel Terkait: Waspada! Kenali Penyakit Hand Foot Mouth Disease (HFMD) pada Anak

8. Polio

Polio disebabkan oleh virus bernama serupa. Virus polio ini menyerang susunan saraf pusat yang bisa sebabkan lumpuh kaki. 

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah demam, sakit kepala, radang tenggorokan, otot lemah, leher dan punggung kaku, hingga mati rasa di beberapa bagian tubuh seperti lengan. 

9. COVID-19

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit yang disebabkan oleh SARS-Cov-2 atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2

Penyakit satu ini menimbulkan pandemi di seluruh dunia karena saat awal penyebarannya, vaksin belum ditemukan.

COVID-19 menimbulkan gejala berupa flu, demam, batuk, sakit tenggorokan hingga sesak napas.

Penyakit ini sebenarnya bisa sembuh sendiri. Namun, orang dengan komorbid atau mengalami sakit lain biasanya akan memiliki gejala lebih serius sehingga harus diberikan perawatan. 

10. Campak Jerman/Rubella

Disebabkan virus rubella. Gejala campak ini adalah demam ringan dan ruam yang bisa menyebar ke seluruh tubuh. 

Apabila kondisi ini dialami ibu hamil, bisa menyebabkan keguguran atau cacat bawaan pada janin sehingga perlu dicegah sejak dini dengan vaksinasi.

11. HIV/AIDS

Disebabkan oleh virus bernama HIV yang biasanya akan melemahkan sistem kekebalan tubuh. 

AIDS merupakan tahap akhir dari penyebaran infeksi virus HIV. 

Virus HIV ini biasanya menular melalui hubungan seksual.

12. Virus Marburg

Marburg Virus Disease (MVD) atau penyakit virus Marburg adalah penyakit demam berdarah langka yang disebabkan oleh virus Marburg.
Gejalanya berupa demam, kelelahan, muntah berdarah, hingga diare.

Belum lama ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan adanya dugaan wabah virus Marburg di Tanzania.

Melansir Detik, diduga ada Sembilan orang terinfeksi virus tersebut, dan delapan orang di antaranya meninggal.

Meski begitu, WHO menyebut bahwa risiko global wabah ini rendah dan tak ada penyebaran penyakit secara internasional.

13. HRFS dan HPS

HFRS (Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome) dan HPS (Hantavirus Pulmonary Syndrome) adalah dua penyakit yang disebabkan oleh virus hanta, yaitu virus RNA dari keluarga Bunyaviridae.

HFRS lebih umum di Asia dan Eropa yang menyerang ginjal dengan gejala demam, sakit kepala, dan gagal ginjal akut, sedangkan HPS lebih sering terjadi di Amerika yang menyerang paru-paru dengan gejala kesulitan bernapas dan edema paru.

Kedua penyakit ini menular melalui inhalasi partikel udara yang terkontaminasi urine, feses, atau air liur hewan pengerat (terutama tikus) yang terinfeksi, serta dapat melalui gigitan atau kontak langsung dengan hewan terinfeksi.

Pencegahan dilakukan dengan mengendalikan populasi tikus, membersihkan tempat tinggal dari kotoran hewan pengerat, menggunakan masker saat membersihkan area yang berpotensi terkontaminasi, dan menyimpan makanan dengan rapat. 

Sementara itu, pengobatan bersifat suportif karena belum ada antiviral spesifik atau vaksin yang tersedia untuk manusia.

14. Nipah Virus

Virus Nipah (NiV) adalah virus zoonosis yang berpindah dari hewan ke manusia, di mana kelelawar buah dari famili Pteropodidae bertindak sebagai inang alaminya.

Melansir dari laman World Health Organization (WHO), virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 1999 saat terjadi wabah di kalangan peternak babi di Malaysia dan Singapura.

Selain melalui kontak langsung dengan hewan yang sakit (seperti babi atau kelelawar), manusia juga dapat terinfeksi melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi cairan tubuh hewan tersebut atau melalui kontak erat dengan sesama penderita yang sudah terinfeksi.

Jika terinfeksi, manusia akan mengalami spektrum penyakit yang mulai dari tanpa gejala hingga kondisi fatal.

Mengutip dari Healthline, gejala awalnya menyerupai flu seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, dan sakit tenggorokan.

Namun, penyakit ini dapat berkembang cepat menjadi ensefalitis (peradangan otak) yang ditandai dengan pusing, disorientasi, hingga kejang, yang dalam banyak kasus berujung pada koma dalam waktu 24 hingga 48 jam.

Karena sifatnya yang menyerang sistem saraf pusat dan pernapasan secara akut, tingkat kematian kasus ini diperkirakan mencapai 40% hingga 75%.

Artikel Terkait: Waspada! Ini 7 Kebiasaan Penyebab Penyakit Diabetes Melitus

Apakah Penyakit yang Disebabkan oleh Virus Bisa Disembuhkan?

Penyakit yang disebabkan oleh virus tentunya bisa disembuhkan.

Biasanya, penyakit ini sembuh sendiri selama sistem kekebalan tubuh kuat.

Meski begitu, ada beberapa penyakit yang memang harus ditangani dengan obat antivirus dan perawatan medis lainnya.

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit yang Disebabkan oleh Virus?

Melansir Cleveland Clinic, berikut beberapa cara mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus:

Mencuci tangan dengan bersih dan rutin, terutama ketika musim hujan atau musim pilek dan flu. Lakukan cuci tangan sebelum makan dan setelah dari kamar mandi. Lakukan pola hidup sehat dengan mencukupi kebutuhan nutrisi harian, rutin olahraga, dan cukup istirahat. Lindungi tubuh dari gigitan serangga seperti nyamuk dengan menggunakan losion antinyamuk atau baju lengan panjang saat musim hujan. Hindari berada di dekat orang sakit. Selalu pakai masker saat musim flu dan pilek datang. Lakukan vaksinasi.

Artikel Terkait: Pentingnya Vaksin IPV untuk Anak, Cegah Kelumpuhan Akibat Virus Polio

Itulah daftar penyakit yang disebabkan oleh virus. Selain penyakit di atas, sebenarnya masih banyak penyakit yang disebabkan oleh virus. Beberapa di antaranya adalah Ebola, rotavirus, zika, rabies, dan masih banyak lagi.

***

Viral Infection

https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/24473-viral-infection

 

Ketahui Ciri-Ciri ISK pada Bayi, Jangan Sampai Penanganannya Terlambat!

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Kondisi Vegetatif dan Koma

Bisa Berisiko Fatal, Kenali Gejala dan Pengobatan Penyakit Pneumonia Ini!


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Takluk di Final Indonesia Masters 2026, Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Setelah Kecelakaan Berulang, Akhirnya Jalanan Berlubang di Jakarta Barat Ditambal
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Lucky Widja Vokalis Band Element Meninggal Dunia
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
ODGJ di Serang Hilang Terseret Arus Aliran Irigasi saat Pembagian Sembako
• 18 jam laludetik.com
thumb
Brentford vs Nottingham Forest: Asa Nottingham Forest Bertahan di Liga Premier Terbuka usai Bungkam Brentford 2-0
• 14 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.