Hubungan Memburuk, Jepang Kembalikan 2 Panda ke China yang Dilepas Penuh Keharuan

merahputih.com
7 jam lalu
Cover Berita

MERAHPUTIH.COM — KEBUN binatang Jepang penuh sesak, Minggu (25/1). Ribuan orang datang untuk mengucapkan salam perpisahan kepada dua panda raksasa terakhir di ‘Negeri Matahari Terbit’ itu. Banyak pengunjung rela mengantre untuk waktu yang cukup lama, bahkan hingga tiga setengah jam, demi dua panda itu. Saat Kebun Binatang Ueno, Tokyo, akhirnya mempermelihatkan sepasang anak panda kembar, Xiao Xiao dan Lei Lei, untuk terakhir kalinya kepada pengunjung, suasana haru tak bisa disembunyikan.

Menurut pemerintah metropolitan Tokyo, sekitar 108.000 orang bersaing untuk mendapatkan salah satu dari 4.400 kuota yang tersedia untuk melihat terakhir kali panda-panda kesayangan kebun binatang tersebut.

“Saya sudah membawa anak saya ke sini sejak ia masih bayi, jadi saya berharap ini menjadi kenangan indah baginya. Saya senang kami bisa datang hari ini untuk mengenang mereka,” kata Ai Shirakawa, dikutip BBC.

Seorang perempuan lain mengenang perjalanan tumbuh kembang panda-panda tersebut. “Menyaksikan pertumbuhan mereka, terutama sejak mereka masih sangat kecil, merupakan kebahagiaan tersendiri,” ujarnya.

Beberapa pengunjung terlihat menangis tersedu-sedu saat berpamitan dengan beruang-beruang itu.

Baca juga:

Rio si Bayi Panda Raksasa Lahir di TSI, Bukti Kesuksesan Upaya Konservasi


Perpisahan ini terjadi di tengah momen yang sangat tegang dalam hubungan Tokyo dan Beijing. Hubungan kedua negara memburuk tajam setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan Tokyo akan terlibat secara militer jika China menyerang Taiwan.

Dua panda itu dijadwalkan kembali ke China pada Selasa (27/1). Kepergian si kembar akan membuat Jepang tanpa panda untuk pertama kalinya sejak 1972, saat kedua negara menormalisasi hubungan diplomatik.

Republik Rakyat China telah menggunakan panda raksasa sebagai isyarat niat baik kepada sekutu maupun pesaing internasional mereka sejak didirikan pada 1949. Namun, China tetap mempertahankan kepemilikan atas semua panda yang dipinjamkan ke negara lain, termasuk anak panda yang lahir di luar negeri. Sebagai gantinya, negara tuan rumah membayar biaya tahunan sekitar USD 1 juta (sekira Rp 17 miliar) per pasangan panda.

Dalam beberapa waktu terakhir, peminjaman panda oleh China kerap bertepatan dengan kesepakatan dagang besar. Pada 2011, peminjaman dua panda ke Kebun Binatang Edinburgh di Skotlandia disepakati dalam negosiasi kontrak pasokan daging salmon, kendaraan Land Rover, dan teknologi energi ke China.

Xiao Xiao dan Lei Lei lahir pada 2021 di Kebun Binatang Ueno dari induknya, Shin Shin, dan ayahnya, Ri Ri, yang keduanya dipinjamkan ke Jepang untuk penelitian pembiakan.

Banyak panda telah dipulangkan ke China dalam beberapa tahun terakhir dengan perjanjian peminjaman biasanya berlangsung selama 10 tahun, meski perpanjangan sering terjadi. Sayangnya, prospek peminjaman panda baru ke Jepang tetap tidak pasti di tengah meningkatnya perselisihan.

Pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi soal Taiwan memicu kemarahan Beijing, yang memandang pulau yang mengatur diri sendiri itu sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk ‘menyatukannya kembali’.

Kedua pihak sejak itu terlibat dalam tindakan dan retorika yang semakin bermusuhan satu sama lain. Awal bulan ini, China memperketat pembatasan ekspor produk terkait dengan logam tanah jarang ke Jepang.(dwi)

Baca juga:

Gemoy Banget, Bayi Kembar Panda Raksasa Mencuri Hati Pengunjung Ocean Park Hong Kong


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
X Berbenah, Malaysia Akhirnya Pulihkan Akses Grok
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sinopsis CINTA SEDALAM RINDU SCTV Episode 210, Hari Ini Senin 26 Januari 2026: Tekad Ezra Hadang Rencana Marcel
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
MPXL Kantongi Kontrak Tripartit Pengelolaan Limbah Abu Batu Bara, Nilai Proyek Rp19 Miliar
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Kecamatan Cibinong Jadi Fokus Pembangunan Daerah Bupati Bogor
• 8 jam laluidntimes.com
thumb
Sinopsis Film Esok Tanpa Ibu: Duka yang Tidak Dirayakan Berlebihan
• 2 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.