Tak Ada Toleransi, Anggota TNI AL yang Keroyok Guru di Talaud Bakal Disanksi Internal

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut bakal ada proses di internal terhadap lima anggota TNI AL yang mengeroyok BS, seorang guru SMK di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Hal demikian dikatakan Agus setelah menerima laporan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali terkait insiden tersebut.

BACA JUGA: Pelibatan TNI dalam Pemberantasan Terorisme Dinilai Mengancam Demokrasi

"Jadi KSAL sudah membuat langkah-langkah ke dalam dan ke luar. Ya, ke dalamnya nanti akan diproses, kemudian ke luarnya sudah minta maaf ke keluarganya," kata Agus di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1).

Agus mengatakan TNI tidak akan menoleransi prajurit yang melanggar aturan, termasuk kemungkinan terduga pelaku mengeroyok guru di bawah pengaruh alkohol.

BACA JUGA: Prajurit TNI Temukan 6 Korban Pesawat ATR yang Jatuh di Pangkep

"Pokoknya kalau berbuat yang tidak sesuai, akan kami tindak tegas ya. Masih banyak prajurit yang baik," kata dia. 

Hanya saja, Agus belum bisa memastikan soal kemungkinan lima prajurit TNI AL pengeroyok guru bakal kena sanksi pemecatan. 

BACA JUGA: Kapendam Siliwangi Respons Kabar Puluhan Prajurit TNI Tertimbun Longsor Cisarua KBB

"Ya, nanti dilihat, kan, tidak langsung dipecat, lah. Nanti lihat kesalahannya apa. Ada, ada langkah-langkahnya juga dalam penyelesaian hukum, ya," ujar dia. 

Sebelumnya, Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL) Lanal Melonguane mengamankan lima oknum prajurit TNI AL yang diduga mengeroyok BS, seorang guru SMK.

Saat ini, kelima oknum prajurit tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer TNI Angkatan Laut.

Adapun peristiwa bermula saat BS sedang memancing di area pelabuhan Melonguane, Kamis (22/1) kemarin.

Saat itu, muncul sekelompok orang yang berteriak-teriak dalam kondisi diduga mabuk. Ketika didekati, korban menyadari bahwa kelompok tersebut berstatus anggota Lanal Melonguane.

Merasa terganggu, korban menegur para oknum tersebut sambil merekam kejadian menggunakan ponsel.

Namun, para terduga pelaku langsung memukul BS yang sedang menegur. Korban terjatuh, tetapi terus dipukuli lima anggota TNI AL tersebut. 

Akibat kejadian, korban mengalami luka dan langsung dilarikan ke RS Mala untuk mendapatkan perawatan medis. (ast/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tinjau Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut, Panglima TNI Cek Kesiapan Prajurit Laksanakan Pembinaan Teritori


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Ada Meja dan Kursi, Siswa SMPN 3 Depok Belajar Lesehan
• 17 jam lalukompas.com
thumb
23 Marinir Tertimbun Longsor di Bandung Barat
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Petani terdampak galodo di Agam, mulai beralih menanam jagung
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Promo Oppo Reno15 Series Januari 2026, Ada Diskon Rp1,3 Juta Pakai Cara Ini!
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hubungan Memanas, China Larang Warganya ke Jepang Saat Libur Imlek
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.