Tak Hanya Todor Todoroski! Manajemen PSM Makassar Wajib Datangkan Bek Tengah

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/2026 menjadi momentum krusial bagi PSM Makassar. Setelah resmi mendatangkan penyerang asing Luka Cumic, perhatian publik kini tertuju pada langkah lanjutan manajemen Juku Eja. Satu hal yang kian terang: memperkuat sektor pertahanan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Nama Todor Todoroski memang mengemuka sebagai kandidat kuat pengisi pos bek kanan. Bek asal Makedonia Utara itu masuk radar utama pelatih Tomas Trucha untuk menambal sektor yang selama putaran pertama kerap menjadi titik lemah. Namun, mendatangkan Todoroski saja tak akan menyelesaikan persoalan mendasar PSM. Masalah sesungguhnya justru berada di jantung pertahanan.

PSM membutuhkan lebih dari sekadar bek sayap. Mereka membutuhkan bek tengah baru yang mampu memberi stabilitas, kepemimpinan, dan ketenangan, terutama dalam situasi krusial.

Situasi itu membuat nama Alberto Rodriguez mencuat sebagai opsi ideal. Bek asal Spanyol berusia 32 tahun tersebut membuka peluang kembali ke Indonesia menyusul belum bergulirnya kompetisi domestik di India. Alberto dikabarkan akan meninggalkan Mohun Bagan dengan status pinjaman—sebuah situasi yang langsung menarik perhatian sejumlah klub Super League, termasuk PSM Makassar.

Bagi Trucha, sosok seperti Alberto sangat selaras dengan kebutuhan taktiknya. PSM tengah mencari bek tengah berpostur jangkung, dominan dalam duel udara, kuat dalam adu fisik, sekaligus tenang saat membangun serangan dari lini belakang. Karakter itu melekat kuat pada Alberto.

Nama Alberto Rodriguez tentu bukan wajah asing bagi publik sepak bola nasional. Bersama Persib Bandung pada Liga 1 2023/2024, ia tampil konsisten dan menjadi bagian penting dari skuad juara. Bek setinggi 1,91 meter itu mencatat 33 penampilan, dikenal unggul dalam duel satu lawan satu, berbahaya dalam situasi bola mati, serta rapi dalam distribusi bola.

Usai mengangkat trofi juara Liga 1, Alberto hijrah ke India untuk memperkuat Mohun Bagan sejak 2024. Performanya tak menurun. Dalam 22 pertandingan, ia bahkan mencetak lima gol—catatan impresif untuk seorang bek tengah. Kontribusinya turut mengantar Mohun Bagan meraih India Super League Shield 2024–2025, India Super League Cup 2024–2025, dan IFA Shield 2025, serta finis sebagai runner-up Durand Cup 2024.

Kembali ke PSM, kebutuhan akan bek tengah baru semakin mendesak jika menilik performa putaran pertama. Lini belakang Juku Eja kerap goyah bukan semata karena skema, melainkan akibat kesalahan individual yang berulang. Salah antisipasi, kehilangan fokus, hingga keputusan ceroboh di area sendiri terlalu sering berujung gol bagi lawan.

Dalam sepak bola modern, terutama bagi tim yang membawa ambisi papan atas, kesalahan semacam itu adalah harga mahal. Tanpa perbaikan signifikan, PSM berisiko kembali kehilangan poin-poin krusial di fase penentuan musim.

Di sinilah kehadiran bek tengah baru menjadi penting, bukan hanya sebagai penambal, tetapi juga sebagai pemantik kompetisi internal. Sosok seperti Alberto bisa menghadirkan kepemimpinan di lini belakang, sekaligus memberi pesan tegas bahwa tidak ada posisi yang benar-benar aman jika performa tak kunjung stabil.

Sementara itu, rencana mendatangkan Todor Todoroski tetap relevan. Bek kanan berusia 26 tahun tersebut memiliki profil komplet: disiplin bertahan, agresif menyerang, serta mobilitas tinggi. Rekam jejaknya di Eropa Timur—mulai dari Metalurg Skopje, NK Osijek, hingga klub-klub Serbia dan Rumania—menunjukkan kematangan permainan.

Dengan catatan 195 penampilan, delapan gol, dan empat assist sepanjang karier profesional, Todoroski merepresentasikan tipikal full-back modern yang aktif dalam fase transisi. Ia juga berpengalaman di level internasional bersama tim nasional Makedonia Utara.

Namun, sekali lagi, Todoroski hanyalah satu bagian dari solusi. Tanpa bek tengah baru yang solid, fondasi pertahanan PSM tetap rapuh.

Putaran kedua Super League bukan sekadar fase lanjutan kompetisi, melainkan ruang koreksi. Jika PSM Makassar ingin tetap relevan dalam persaingan dan menjaga ambisi di papan atas, manajemen dituntut berani mengambil keputusan strategis.

Mendatangkan bek tengah baru bukan lagi opsi. Itu kewajiban.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tinjau Mahasiswa Papua Korban Banjir di Aceh, Billy Mambrasar: Kondisi Mengenaskan, Butuh Bantuan Segera
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Sinopsis Drakor My Holo Love, Kisah Unik Wanita Penderita Prosopagnosia Jatuh Cinta pada AI Hologram
• 6 jam lalugrid.id
thumb
IES 2026 Didorong Jadi Forum Strategis Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Update Longsor Cisarua KBB: SAR Temukan 5 Korban, Total 25 Jenazah Diserahkan ke Tim DIV
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Terungkap Kondisi Kesehatan Lula Lahfah Sebelum Meninggal Dunia, Polisi: Habis Operasi Batu Ginjal
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.