VIVA –Ukuran organ intim pria kerap dijadikan tolok ukur kejantanan dan vitalitas di kalangan pria. Di masyarakat beredar anggapan bahwa semakin besar ukurannya, maka semakin baik pula performa seseorang di atas ranjang. Padahal, ukuran tidak selalu menjadi faktor penentu kualitas kehidupan di atas ranjang setiap pasangan.
Menariknya, pandangan ini sangat berbeda dengan kepercayaan pada masa Yunani Kuno. Saat itu, organ intim berukuran besar justru dipandang negatif. Masyarakat percaya bahwa ukuran yang terlalu besar mencerminkan kurangnya kemampuan berpikir rasional dan kecenderungan berperilaku seperti hewan. Karena itulah, banyak patung Yunani kuno yang merepresentasikan standar keindahan pria ideal justru menggambarkan penis dengan ukuran yang relatif kecil.
Lantas, bagaimana dampaknya jika seorang pria memiliki organ intim berukuran besar di masyarakat modern? Sebuah penelitian dari University of Western Australia menunjukkan bahwa pria dengan ‘perlengkapan’ yang lebih besar cenderung dianggap lebih mengintimidasi secara fisik dan lebih kompetitif secara seksual.
Kok bisa? Melansir laman Unilad, Selasa 27 Januari 2026, pemimpin penelitian ini, Dr. Upama Aich menampilkan gambar figur pria hasil komputer dengan variasi ukuran penis, tinggi badan, dan bentuk tubuh kepada 600 pria dan 200 perempuan. Para responden kemudian diminta menilai 343 figur tersebut untuk melihat bagaimana ciri-ciri fisik ini memengaruhi persepsi daya tarik dan kemampuan bertarung.
Perempuan diminta menilai daya tarik seksual, sementara pria diminta menjelaskan seberapa mengintimidasi figur-figur tersebut, baik dalam konteks seksual maupun jika terjadi pertarungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pria maupun perempuan lebih menyukai pria yang lebih tinggi, bertubuh berbentuk V, dan memiliki organ intim yang lebih besar.
“Dalam kedua survei, peserta pria menilai rival dengan penis lebih besar sebagai lebih kompetitif secara seksual dan lebih mengancam secara fisik. Sejauh pengetahuan kami, ini merupakan bukti eksperimental pertama bahwa pria menilai kemampuan bertarung dan daya tarik lawan terhadap perempuan sebagian berdasarkan ukuran penis. Temuan kami menunjukkan bahwa pilihan perempuan dan persaingan antarpria secara bersama-sama mendorong preferensi terhadap ukuran penis yang lebih besar, tinggi badan yang lebih menjulang, dan tubuh berbentuk V pada pria,” demikian bunyi laporan itu.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5248817/original/035812400_1749619646-499673275_122128448780803027_1853099732150192080_n.jpg)
