Israel Pulangkan Jenazah Sandera Terakhir yang Ditahan Hamas di Gaza

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Tentara Israel mengumumkan telah menemukan jenazah sandera terakhir yang ditahan Hamas di Gaza. Jenazah itu diketahui bernama Ran Gvili dan kini dalam proses pemulangan ke Israel.

"Setelah selesainya proses identifikasi oleh Pusat Kedokteran Forensik Nasional bekerja sama dengan Kepolisian Israel dan Rabbinat Militer, perwakilan [militer] memberi tahu keluarga almarhum Ran Gvili bahwa jenazahnya telah dikembalikan untuk dimakamkan," kata juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, dilansir Al Jazeera, Selasa (27/1/2026).

"Dengan demikian, semua sandera yang ditahan di Jalur Gaza telah dipulangkan," tambahnya.

Baca juga: Cerita di Balik Rencana Israel Bongkar Lapangan Sepak Bola Anak Palestina

Dilansir AFP, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel telah menyelesaikan misi moral usai sandera terakhir berhasil dipulangkan.

"Pengembalian para sandera, termasuk sandera terakhir yang meninggal, dilakukan selama dua tahun pertempuran sengit dan mewakili janji antara IDF (militer) dan warga Negara Israel -- untuk tidak pernah meninggalkan siapa pun," kata militer dalam sebuah pernyataan.

Netanyahu pada hari Senin (26/1) mengatakan kepada Knesset, "pemerintah Israel telah menyelesaikan misi moral dan etisnya untuk membawa pulang semua sandera, baik yang hidup maupun yang gugur".

Sebelumnya, Netanyahu menyebutnya sebagai "pencapaian luar biasa bagi Negara Israel".

"Kami berjanji-dan saya berjanji-untuk membawa semua orang kembali. Kami membawa mereka semua kembali, hingga tawanan terakhir."

Baca juga: Trump Kirim Kepala Perbatasan AS ke Minneapolis Buntut Ricuh Penembakan Maut

Dijuluki "Pembela Alumim" oleh keluarganya dan kibbutz dengan nama yang sama, Ran Gvili, seorang polisi, tewas dalam pertempuran di dekat komunitas tersebut dan jenazahnya dibawa ke Gaza oleh militan Hamas.

Otoritas Israel mengkonfirmasi kepada orang tuanya pada Januari 2024 bahwa perwira muda itu telah tewas pada hari itu dan jenazahnya telah dibawa ke Gaza.




(ygs/ygs)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jadi Dewan Gubernur BI, Thomas Djiwandono pastikan tetap profesional
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Saham Emas Pilihan ANTM hingga ARCI saat Harga Logam Mulia Memanas
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Yuran Fernandes Dianggap Bermain Tak Sepenuh Hati, Sinyal Dia Akan Hengkang ke Persebaya Susul Tavares?
• 8 jam laluharianfajar
thumb
PLTA Batang Toru Ajukan Audit Ulang, KLH: Hak Perusahaan
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Trump Naikkan Tarif Impor dari Korea Selatan Jadi 25 Persen
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.