Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo Maju Pilpres 2029, Bukan Keputusan Pragmatis

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Partai Gema Bangsa mendukung Prabowo Subianto kembali maju pada Pilpres 2029 yang dinyatakan dalam acara Deklarasi Nasional di JICC Jakarta, Sabtu (17/1) lalu.

Waketum Partai Gema Bangsa Joko Kanigoro menyatakan, keputusan ini bukanlah pilihan pragmatis apalagi sekadar menumpang pada kekuasaan.

BACA JUGA: Baru Deklarasi, Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo Maju Pilpres 2029

Dia menyebutkan keputusan ini ialah pilihan politik yang sadar, keras dan penuh risiko, yaitu menempatkan Prabowo Subianto sebagai alat sejarah.

"Sebagai jalan transisi dan sebagai palu untuk menghantam struktur lama yang membuat Indonesia terus terjebak sebagai bangsa setengah merdeka," kata Joko dalam keterangannya, Senin (26/1).

BACA JUGA: Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo Maju di Pilpres 2029

Diungkapkan Joko, Indonesia hari ini belum benar-benar mandiri dan berdaulat, serta masih hidup dalam ekonomi yang dikendalikan oleh modal besar.

Dia mengatakan pemilu datang dan pergi, wajah kekuasaan berganti, tetapi struktur penindasan tetap berdiri kokoh dan demokrasi hanya menjadi panggung sirkulasi elite, bukan alat pembebasan rakyat.

BACA JUGA: Klaim Jadi Parpol Modern, Gema Bangsa Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat di Pemilu 2029

Dalam konteks inilah, sambung Joko, Prabowo Subianto tidak boleh dibaca sebagai figur biasa. 

Dia menyatakan meski Prabowo bukan tujuan akhir, tetapi merupakan adalah fase dan sarana transisi sejarah yang telah dibuktikan dengan segenap prestasi dalam menjalankan pemerintahannya hingga saat ini yang berpihak pada kepentingan rakyat dan membangkitkan kembali martabat bangsa dimata bangsa-bangsa lain.

"Dukungan pada Pilpres 2029 harus dipahami sebagai upaya merebut kembali negara dari tangan para pemilik modal, para perampok sumber daya dan para makelar kekuasaan," terangnya.

Periode 2029-2034, tambah Joko, harus dijadikan masa konsolidasi negara dengan memperkeras kedaulatan ekonomi, menegakkan kembali wibawa negara atas pasar dan memutus ketergantungan struktural pada asing dan oligarki domestik.

Gema Bangsa mengingatkan, Indonesia tak akan pernah menjadi negara besar jika negara terus kalah dari pemilik uang. 

Karena itu, lanjutnya, roadmap politik menuju Indonesia 2045 bukan basa-basi, tetapi pertarungan.

Joko menjelaskan dalam menjalankan roadmap politik Partai Gema Bangsa, Prabowo Subianto adalah satu-satunya figur yang diyakikini dan terbukti memiliki keberanian.

"Untuk diposisikan sebagai figur yang mampu memimpin fase penertiban, fase penataan ulang dan fase pemaksaan kehendak negara atas kepentingan pasar," tuturnya.

Dukungan terhadap Pabowo, jelas Joko, juga untuk menghindari spekulasi politik dalam menjalankan visi dan roadmap politik Partai Gema Bangsa. 

Selain itu, ditegaskannya, dukungan Partai Gema Bangsa terhadap Prabowo bukanlah dukungan buta dan jinak.

Partai Gema Bangsa berkomitmen akan terus mengawal dan menjaga visi dan roadmap politik ini hingga 2045 agar setiap periode pemerintahan tidak menjadikan tujuan Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi perayaan kosong.

Bagi Gema Bangsa, visi kemandirian dan kedaulatan tidak pernah lahir dari kompromi yang pengecut. Ia selalu lahir dari konflik, keberanian dan keputusan politik yang memutus masa lalu.

"Jika 2029 adalah pintu, Prabowo Subianto harus menjadi palu yang menghancurkan engsel lama. Jika 2045 adalah tujuan,hari ini adalah medan tempur penentu: apakah Indonesia akan berdiri sebagai bangsa mandiri atau selamanya menjadi republik yang dikelola, tetapi tidak pernah mandiri dan berdaulat," pungkas Joko Kanigoro.(mcr8/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ditawari Posisi Menteri Kepolisian, Jenderal Sigit: Lebih Baik Jadi Petani!
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Kapolri Tolak Usulan Polri Dibawahi Kementerian, Singgung Potensi Matahari Kembar
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Cegah Cuaca Ekstrem, BMKG Gelar Modifikasi Cuaca di Jabar hingga 29 Januari
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Harga Komoditas: Timah Melesat Hampir 10 Persen, Batu Bara-CPO Turun Tipis
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Borneo FC Tunggu Kedatangan Pemain Incaran, Jelang Lawan PSIM Yogyakarta
• 18 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.