Hitungan Kerugian Negara Kasus Kuota Haji Dipertajam

mediaindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan ruang pemeriksaan kepada sejumlah saksi terkait kasus dugaan rasuah pada penyelenggaraan dan pembagian kuota haji yang diwawancarai oleh auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pada Senin, 26 Januari 2026. Permintaan keterangan berkaitan dengan hitungan kerugian negara.

"Pemeriksaan oleh BPK dalam rangka untuk penghitungan kerugian negara ini sudah masuk ke tahap akhir, finalisasi," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip pada Selasa, 27 Januari 2026.

Budi mengatakan, KPK menyerahkan hasil penghitungan kerugian negara kepada auditor. KPK berharap hitungan kelar cepat untuk menyelesaikan kasus.

Baca juga : Panggil Saksi, KPK Lengkapi Data sebelum Panggil Yaqut

"Tentu kita semua juga berharap bisa segera tuntas, kita bisa segera mendapatkan nilai akhir dari dugaan kerugian negara yang ditimbulkan dari perkara ini sehingga berkas penyidikannya juga bisa segera kita lengkapi dan kemudian kita masuk ke proses-proses berikutnya," ujar Budi.

KPK menetapkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dan eks Staf Khusus Menteri Agama Isfan Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, sebagai tersangka dalam kasus dugaan rasuah pada penyelenggaraan dan pembagian kuota haji. KPK berjanji akan menyelesaikan kasus itu ke persidangan.

Masalah dalam kasus korupsi ini adalah karena adanya pembagian kuota yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Indonesia sejatinya diberikan 20 ribu tambahan kuota untuk mempercepat antrean haji.

Dari total itu, pemerintah seharusnya membaginya dengan persentase 92 persen untuk haji reguler, dan delapan persen untuk khusus. Namun, sejumlah pihak malah membaginya rata yakni masing-masing 50 persen.

KPK sudah banyak memeriksa pejabat di Kemenag. Lalu, pihak penyedia jasa travel umroh juga dimintai keterangan, salah satunya Ustaz Khalid Basalamah. (H-2)

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Partai Gema Bangsa Resmi Usung Prabowo di 2029: Ingin Akhiri Cengkeraman Oligarki!
• 11 jam lalusuara.com
thumb
Mendes Sebut 29 Desa Hilang Imbas Banjir-Longsor Sumatera: Ada yang Jadi Sungai
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
• 28 menit lalusuara.com
thumb
Polisi Usut Dugaan Karyawati Dilecehkan Atasan di Pandeglang
• 13 jam laludetik.com
thumb
DPR Gelar Paripurna Pengesahan Tommy Deputi Gubernur BI, 220 Anggota Hadir
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.