Bisnis.com, SEMARANG — Harga daging sapi di Pasar Johar, Kota Semarang, masih stabil dan belum mengalami kenaikan hingga bulan Januari 2026.
Sejumlah pedagang di Pasar Johar menyebut bahwa harga daging sapi masih berada pada level normal dan relatif tidak terpengaruh kondisi pasar di daerah lain.
Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Johar Novi menuturkan bahwa harga daging sapi di lapak dagangannya saat ini masih dijual dengan harga normal sebesar Rp135.000 per kg. Menurut Novi harga tersebut adalah harga standar yang sudah berlaku dalam beberapa waktu terakhir.
"Harga daging sapi masih standar Rp135.000, pas Desember kemarin juga sama sekali enggak ada kenaikan harga ya," tutur Novi saat ditemui Bisnis di lapak dagangannya, Minggu (25/1/2026).
Lebih lanjut, Novi menyebut bahwa harga daging sapi biasanya akan mengalami kenaikan saat menjelang Hari Raya Idulfitri tiba.
Menjelang hari raya tersebut, harga daging sapi akan naik sebesar Rp5.000-8.000 dari harga standar pada hari biasa.
Baca Juga
- Buka Digital Store di Unnes, Bank BTN Sasar Mahasiswa hingga Pegawai Kampus
- Syarat dan Cara Mengajukan KUR Bank Jateng Hingga Rp500 Juta
- 136 Perusahaan Serap 19.935 Tenaga Kerja di KEK Kendal
"Kalau harga daging sapi di sini naiknya pas jelang Lebaran, biasanya H-10 lebaran sudah mulai naik. Naiknya sekitar Rp5.000-8.000," kata Novi.
Novi juga menjelaskan dirinya sebagai pedagang pengecer tidak merasakan adanya kenaikan harga daging sapi. Pasokan daging sapi yang diterima juga disebutnya masih sama seperti sebelumnya.
"Dari pemotong juga masih pakai harga stabil, kecuali pas jelang Lebaran dari pihak pemotong mereka kasih selebaran untuk memberitahu kalau ada kenaikan harga," katanya.
Sejalan dengan pernyataan Novi, pedagang lainnya di Pasar Johar Sri Bambang juga menyebutkan bahwa harga daging sapi di lapak dagangannya relatif juga masih stabil hingga bulan Januari 2026.
"Enggak kok, harga daging sapi di sini enggak alami kenaikan. Di sini harganya Rp130.000 per kg untuk bagian paha," ujar Sri saat ditemui di lapak dagangannya.
Selain bagian paha, Sri menjelaskan untuk daging yang dibutuhkan dalam olahan makanan seperti soto, rawon, dan pindang di lapak dagangannya biasa dijual dengan harga mulai dari Rp110.000-120.000 per kg.
Sama dengan Novi, harga daging sapi di lapak dagangannya mengalami kenaikan pada saat Hari Raya Idulfitri. Kenaikan harga daging sapi ini hanya terjadi satu kali dalam setahun.
"Kalau untuk pasokan saya ambil dari Kabupaten Boyolali dan sejauh ini pasokannya aman. Untuk harga daging sapi biasanya naik jelang H-3 Lebaran dan harganya jadi Rp140.000-145.000 per kg," jelas Sri.
Sebagai tambahan informasi, sehubungan dengan harga daging sapi, pada Kamis (22/1/2026) hingga Sabtu (24/1/2026), disebutkan bahwa pedagang daging sapi se-Jabodetabek melakukan aksi mogok jualan akibat dari harga sapi timbang hidup yang terlalu tinggi. (Fadya Jasmin Malihah)




