Gempa berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1) pukul 08.20 WIB. Hasil analisis BMKG episenter gempa terletak pada koordinat 8,18° LS; 111,33° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 24 km arah Tenggara Pacitan pada kedalaman 122 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangannya.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," tambahnya.
Guncangan akibat gempa tersebut dirasakan di berbagai wilayah mulai dari Malang hingga Semarang. Meski begitu BMKG belum mendapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Daryono.
Hingga pukul 08.35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.
Berikut daftar wilayah yang merasakan gempa tersebut:
Dirasakan di daerah Pacitan, Karangkates, Tulungagung dengan skala intensitas III - IV MMI (bila pada siang hari getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah)
Dirasakan di daerah Malang, Nganjuk, Ponorogo, Blitar dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu),
Dirasakan di daerah Madiun, Denpasar, Kuta, Karangasem, Jember, Mojokerto dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu ),
Dirasakan di daerah Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, dan Mataram dengan skala intensitas II (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483868/original/038803600_1769405420-IMG-20260125-WA0120.jpg)