BANDUNG BARAT, KOMPAS.TV - Siti Halimah, warga yang mengungsi akibat longsor di Bandung Barat, Jawa Barat, mengaku rumahnya sudah terkepung longsor. Dia pun berharap keluarganya akan mendapatkan tempat yang layak dan aman jika direlokasi.
"Jadi tanah sudah masuk ke rumah, udah terkepung tanah rumah saya," kata Siti, Selasa (27/1/2026), dipantau dari program Sapa Indonesia Pagi KompasTV.
Hingga saat ini, dia mengaku belum ada rencana relokasi.
"Belum ada sih kalau keluarga saya, belum ada relokasi. Mudah-mudahan dapat tempat yang layak, yang aman," ungkapnya.
Dia mengatakan 13 anggota keluarganya hilang akibat longsor.
"Total keluarga saya 13 orang yang hilang, baru ditemukan 4 orang," ungkapnya.
Baca Juga: Hari Keempat Operasi, Tim Sar Gabungan Fokuskan Pencarian Korban Longsor Bandung Barat di 3 Titik
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Herman Suryatman menyebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan merelokasi rumah yang ada di daerah berbahaya di sekitar lokasi longsor di Bandung Barat.
“Pak Gubernur sudah menegaskan ya, bahwa warga yang terdampak ya, kurang lebih ada 30 rumah, nanti kita identifikasi kembali ada berapa, ini yang langsung ya, kena longsoran tentu dengan rumah-rumah di sekitarnya yang berbahaya kita akan relokasi,” ucap Herman dalam Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Minggu (25/1/2026).
Menurut dia, pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan Bupati Bandung Barat agar menyiapkan lahan relokasi.
“Dan Pemda Provinsi Jawa Barat akan mem-back up agar semua warga yang ada di lokasi berbahaya bisa pindah dan kita bangunkan rumah yang representatif,” kata Herman.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, Antara
- longsor
- bandung barat
- longsor bandung barat
- pengungsi longsor
- pengungsi longsor bandung barat
- relokasi korban longsor




