KPAI Usul MBG Pakai Data Rekam Medis Anak Biar Tepat Sasaran

suarasurabaya.net
7 jam lalu
Cover Berita

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan data rekaman medis Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk setiap anak.

Jasra Putra Wakil Ketua KPAI mengatakan basis rekaman medis di program MBG penting, karena selama ini program MBG dinilai hanya menggunakan sistem satu ukuran untuk semua (one size fits all). Padahal faktanya, kondisi setiap anak berbeda.

​”Jika kita punya rekam medis AKG dari PAUD hingga kuliah, MBG akan menjadi instrumen penyelamat generasi (gold standard). Kita bisa mendeteksi dini anak yang malnutrisi, obesitas, hingga yang memiliki gangguan tiroid atau anemia,” kata Jasra.

Melalui rekaman medis AKG, tujuan dan arah program MBG bisa lebih jelas. Lantaran evaluasi menunjukkan perlunya perbaikan pemenuhan gizi dan keamanan pangan. Ada juga temuan hanya sebagian kecil menu yang memenuhi standar, sementara sebagian lain menyoroti pentingnya pembatasan pangan olahan.

“Mereka bisa ke arah mengukur, sosialisasi, pencegahan, menemukan masalah soal pangan anak. Kemudian mendorong rekomendasi kebijakan karena melihat fenomena itu,” ungkap Jasra kepada suarasurabaya.net, Selasa (27/1/2026).

Jasra menekankan standar AKG harus sesuai aturan, di mana menu makanan mencakup karbohidrat, protein hewani/nabati, lemak, dan buah.

Jasra mengingatkan target AKG dari Presiden Prabowo adalah 500-700 kalori per porsi untuk anak sekolah, mengacu pada Permenkes Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.

Berdasarkan monitoring KPAI sepanjang tahun 2025, tercatat 12.658 anak mengalami keracunan makanan MBG di 38 provinsi. Tiga wilayah terdampak tertinggi adalah Jawa Barat (4.877 kasus), Jawa Tengah (1.961 kasus), dan DIY (1.517 kasus).

​Selain itu, KPAI juga mencatat 2.031 kasus pelanggaran hak anak, di mana kekerasan fisik dan psikis di lingkungan pendidikan masih mendominasi. Katanya jangan sampai paksaan dalam program MBG menambah beban psikologis atau kekerasan baru bagi anak. (lea/ham)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mensos Ungkap 34 Bencana Terjadi Awal 2026, Ratusan Ribu Warga Terdampak
• 18 menit lalukompas.com
thumb
Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta Diperpanjang Lagi Sampai 1 Februari 2026
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Duka Keluarga Prajurit TNI AL yang Jadi Korban Longsor Cisarua, Upacara Militer Iringi Pemakaman
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Menkeu Purbaya Tak Mau Berlindung di Balik Dalih Ekonomi Global Gelap: Itu Cari Excuse Ketika Kerja Enggak Becus
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Tongkang Bermuatan CPO Kandas di Gili Iyang, Nelayan Khawatir Pencemaran Laut
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.