TEHERAN – Otoritas Iran terus memperingatkan Amerika Serikat (AS) akan konsekuensi serius jika terjadi serangan militer terhadap negara itu. Peringatan tersebut diumumkan di tengah laporan kedatangan armada kapal induk USS Abraham Lincoln di dekat perairan Iran.
Pada Minggu (25/1/2026), pemerintah kota Teheran meluncurkan papan reklame raksasa di Lapangan Enghelab (Revolusi) di kawasan pusat ibu kota. Gambar pada spanduk tersebut menunjukkan pemandangan dari atas sebuah kapal induk dengan jet tempur yang hancur di deknya, serta darah mengalir di air membentuk bendera AS.
"Jika kau menabur angin, kau akan menuai badai," demikian bunyi pesan yang menyertainya dalam bahasa Persia dan Inggris, sebagaimana dilansir Al Jazeera.
Pada Senin, tokoh-tokoh militer senior Iran menegaskan kembali kesiapan negara itu untuk terlibat dalam perang lain dengan Israel dan AS jika terjadi serangan serupa dengan konflik 12 hari tahun lalu. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran menjanjikan “tanggapan komprehensif yang akan menimbulkan penyesalan.”



