Proses pengerukan Kali Cakung Lama tengah berlangsung di kawasan Rawa Indah, Jalan Lestari VII, Cilincing, Jakarta Utara. Di tengah pelaksanaan normalisasi sungai tersebut, warga berharap banjir yang kerap berulang di wilayah mereka tidak kembali terjadi.
Salah satu warga, Mutirah (64), mengatakan kawasan tempat tinggalnya terdampak banjir hingga lima kali dalam dua pekan terakhir. Ia menyebut banjir terjadi berulang akibat hujan yang turun terus-menerus.
“Dalam 2 minggu sudah 5 kali,” kata Mutirah saat ditemui di rumahnya, Jalan Lestari VII Cilincing, Jakarta Utara,Selasa (27/1).
Mutirah menjelaskan, banjir pertama terjadi dengan ketinggian air hampir setinggi lutut. Pada kejadian berikutnya, air semakin tinggi hingga sekitar 80 sentimeter. Bahkan, di wilayah seberang rumahnya, air sempat mencapai setinggi pinggang.
“Kalau di seberang dalam, sampai sepinggang. Sampai ke masjid yang tangga yang pertama itu sudah gak kelihatan,” ujarnya.
Menurutnya, banjir kali ini jauh lebih sering dibandingkan sebelumnya. Ia mengatakan hujan dengan durasi sekitar tiga jam saja sudah cukup menyebabkan banjir di kawasan tersebut.
“Sekarang tuh kalau hujan sekali aja terus-terus nih gak usah sampai sehari. Tiga jam aja sudah banjir,” ucapnya.
Mutirah mengakui wilayah tersebut memang kerap dilanda banjir. Namun, ia berharap normalisasi Kali Cakung Lama yang sedang dilakukan dapat mengurangi dampak banjir ke depannya.
“Ya ada harapan sih, mudah-mudahan nanti ke depannya mungkin baik. Mudah-mudahan deh, kali ini lebih bersih, gak banjir-banjir terus,” katanya.
Ia menambahkan, meski banjir mungkin tidak bisa sepenuhnya dihilangkan, frekuensinya diharapkan tidak separah saat ini.
“Ya banjir mungkin banjir ada, tetap ada. Tapi jangan sampai kayak gini, dua minggu sampai lima kali,” ujarnya.
Saat proses pengerukan berlangsung, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut meninjau lokasi normalisasi Kali Cakung Lama. Pramono menegaskan proyek normalisasi sungai tersebut menjadi prioritas dan harus diselesaikan hingga tuntas.
“Kerjanya harus sampai selesai,” kata Pramono.
Ia juga menargetkan normalisasi Kali Cakung Lama rampung hingga akhir 2027 agar dampak banjir di wilayah sekitar dapat tertangani lebih baik.
“Bagi saya yang penting targetnya adalah sampai dengan akhir tahun 2027 normalisasi Cakung Lama sudah selesai,” ujar Pramono.
Mutirah menambahkan, pengerukan belum menjangkau area di dekat rumahnya. Namun, alat berat sudah mulai beroperasi di Kali Cakung Lama Rawa Indah.
“Kalau untuk sekarang proses pengerukannya belum. Tapi sudah mulai dari sebelah sono,” pungkasnya.





