Cekcok Berujung Maut, Menantu di Blitar Tega Habisi Nyawa Mertuanya

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

 

Blitar, tvOnenews.com – Warga Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar digegerkan oleh pembunuhan yang diduga dilakukan seorang menantu terhadap mertuanya sendiri pada Senin malam. Korban adalah SP (70) ditemukan oleh anaknya bersimbah darah di kamarnya dengan luka tusukan di bagian leher.

 

“Kami masih melakukan pendalaman terkait meninggalnya korban. Saat kami mendatangi TKP ditemukan luka tusuk pada bagian leher korban.” kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota Rudi Kuswoyo.

 

Peristiwa tragis itu terjadi di rumah korban. Setelah menghabisi nyawa mertuanya, pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Tulungagung dengan menggunakan sepeda listrik.

 

“Berkat kerja sama dengan Unit Resional Polres Tulungagung dan tim kita, akhirnya berhasil mengamankan pelaku di sebuah penginapan,” ungkap Rudi.

 

Hingga kini motif pembunuhan masih belum diketahui secara pasti. Namun, menurut keterangan warga peristiwa itu diduga dipicu oleh cekcok antara pelaku dan korban.

 

Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan. Pelaku sendiri telah diamankan di Polres Blitar Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut. (min/ias)

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mendagri Tito: Layanan Kesehatan di Aceh, Sumbar dan Sumut Telah Beroperasi 100 Persen
• 20 jam lalukompas.com
thumb
BREAKING NEWS - Warga Cerita Detik-Detik Selamatkan Diri saat Longsor di Bandung Barat
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
WINR Tambah Portofolio Baru di Jabodetabek
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 27 Januari 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Kapolri: Masyarakat Bisa Laporkan Pelanggaran Polisi Lewat QR Code | KOMPAS SIANG
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.