Gempa 4,4 magnitudo mengguncang Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/1) pukul 13.15 WIB. Getaran gempa dirasakan cukup kencang.
Seperti yang dialami oleh sejumlah siswa SMP N 1 Pandak, Bantul. Mereka berhamburan lari keluar kelas ketika gempa terjadi.
"Aku sampai lemas. Karena ada trauma (gempa) 2006," kata Lusi Suharyati, guru seni budaya saat dihubungi.
Lusi mengatakan saat itu dia sedang mengajar di kelas, siswa berhamburan keluar.
"Siswanya lari berhamburan refleks keluar semua. Apalagi saya di lantai 2 masih ndredek (gemetar)," katanya.
Saat ini siswa sudah tenang dan kembali ke kelas. Tidak ada bangunan yang rusak.
"Keluar sebentar di lapangan. Sekarang pelajaran lagi seperti biasa," ucapnya.
Gempa juga dirasakan Nanda Puspita guru SDN Ngablak, Piyungan, Bantul.
"Aku di kelas. Aku diam aja lihat galon ada airnya getar. Ya udah aku ngiringi anak-anak nyuruh keluar," kata Nanda.
Siswanya relatif tenang karena sudah ada pelatihan sadar bencana.
"Udah ada sekolah sadar bencana. Jadi relatif tenang," kata Nanda.
Gempa juga dirasakan di Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.
"Sedang mau tidur, ada gempa, saya lari keluar," kata Yuwono yang berada di Wonosari.





/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F26%2F76d37697e60db8f23be612209083e8d4-WhatsApp_Image_2026_01_26_at_16.40.42.jpeg)