Bantuan bagi Sudrajat tukang es gabus berdatangan, setidaknya dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, hingga Kepolisian RI.
Pemberian bantuan terlihat tatkala kumparan berada di rumah Sudrajat, Selasa (27/1). Rumah Sudrajat berada di sebuah gang di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Awalnya, Pemkab Bogor memberikan bantuan termasuk sembako.
Bantuan diberikan oleh perangkat wilayah, yakni Sekretaris Kecamatan Rawa Panjang Elfi Nila Hartanti, Kepala Desa Mohammad Agus, serta perwakilan Dinas Sosial yakni Ferianto.
Pihak pemerintah juga akan membantu anak-anak Sudrajat agar dapat melanjutkan pendidikan.
Elfi mengatakan, dari empat anak Sudrajat, satu masih bersekolah dan tiga lainnya tidak bersekolah. Keterangan ini berbeda dengan penjelasan Sudrajat bahwa anaknya ada lima, tiga di antaranya tidak bersekolah.
“Kami akan bantu mereka mengenyam kembali pendidikan sesuai perintah presiden,” ujar Elfi.
“Ini menjadi PR kita untuk lebih memperhatikan masyarakat sekitar agar dapat mengenyam pendidikan,” lanjutnya.
Selain itu, bantuan juga datang dari Polres Bogor. Info yang diterima wartawan, polisi akan memberikan bantuan gerobak bagi Sudrajat. Tentu, polisi dan TNI telah juga membayar ganti rugi es-es yang diuji di laboratorium.
Bantuan pun datang dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM. Terdapat utusan KDM yang menelepon dan langsung mengajak Sudrajat menemui KDM. Bila tidak hari ini, pertemuan KDM direncanakan akan esok hari (Rabu).
Kisah Pilu SudrajatKisah pilu Sudrajat mencuat usai ia dituduh menjual es gabus berbahan dasar spons. Belakangan, tuduhan itu terbantahkan bahkan esnya dinyatakan layak dikonsumsi.




